Sehubungan dengan akan dilaksanakannya Intenational Conference on ICT for Innovatif society di Bandung, pada tanggal 10-11 November 2012, berikut ini kami sampaikan call for paper
Read More
Sehubungan dengan akan dilaksanakannya Intenational Conference on ICT for Innovatif society di Bandung, pada tanggal 10-11 November 2012, berikut ini kami sampaikan call for paper
Read More
Dalam MOU antara Universitas Islam Riau dan Sunco Energy Menghasilkan kesepakatan tentang pemasangan solar panel pada gedung Fakultas Teknik yang baru dengan demikian maka gedung teknik yang baru akan dilangkapi dengan fasilitas pengadaan daya listrik sendiri ( Mandiri) maka di harapakan dengan adanya solar panel ini, menjadi pelopor bagi terciptanya green teknologi yang menjadi tujuan utuma dari program green campus yang di programkan oleh Universitas Islam Riau.
Read More
Dalam memperingati HAKTEKNAS, Universitas Islam Riau mengadakan Seminar Nasional yang bertemakan “Inovasi Teknologi Untuk Kesejahteraan Rakyat” yang dilaksanakan di Gedung Pustaka Wilayah. Pentingnya Teknologi dalam perkembangan zaman saat ini memang tidak dapat dielakan. Khususnya dalam berinovasi.
Kuliah Umum sehari mengenai “IPTEK nuklir dalam mendukung sistem inovasi daerah” ini diadakan di auditorium UIR. Ada pun pembicara yaitu bapak Hudi Hastowo
Oleh: Budi Hartanto
Tak banyak orang yang mengenal filsafat teknologi. Karena filsafat umumnya kita kenal sebagai mahailmu yang membicarakan hal-hal yang berkaitan dengan eksistensi manusia, Tuhan ataupun Wujud (realitas). Untuk itu menghubungkan filsafat dan teknologi akan terkesan tak biasa. Padahal filsafat teknologi adalah salah satu genre dalam ranah filsafat yang dapat dikatakan banyak menarik perhatian para filsuf. Heidegger, Habermas, Jacques Ellul, Don Ihde dan Andrew Feenberg adalah beberapa contoh filsuf yang memberikan perhatian pada hakikat teknologi dalam dunia-kehidupan.
Pertanyaan tentang hakikat teknologi sebenarnya sudah muncul sejak zaman Yunani kuno (Aristoteles). Saat itu dikenal terma filsafat: techne dan poiesis. Heidegger mengungkap hal ini dalam bukunya The Question Concerning Technology (1977). Techne dapat dijelaskan sebagai pengetahuan tentang cara memproduksi atau mentransfomasikan, sedangkan poiesis adalah sebuah penyingkapan, yang dengannya sesuatu yang baru hadir di muka bumi. Pada masa modern filsafat teknologi tidak hanya membahas techne, poiesis dan kaitannya dengan dunia-kehidupan saja, tapi juga artifak atau teknofak yang tak dapat dipungkiri mempengaruhi kehidupan dan juga kesadaran.
Heidegger adalah salah satu filsuf yang membuka diskursus filsafat teknologi. Karakter dan hakikat teknik (teknologi) bahkan sudah dibicarakan oleh Heidegger dalam buku besarnya Being and Time(1927), yang kemudian dtuntaskan dalam bukunya The Question Concerning Technology(1977). Menurut Heidegger hakikat teknologi adalah bukan sesuatu yang bersifat teknologis, melainkan enframing; membuat, mencipta atau mentransformasikan (yang kemudian mengungkapkan sesuatu yang baru). Yang teknologis kemudian dimengerti bukan semata-mata yang teknis tetapi juga yang reflektif filosofis.
Read MoreTeknologi informasi serta Komunikasi dewasa ini berkembang cepat menurut deret ukur. Dari tahun ke bulan, dari bulan ke minggu, dari minggu ke hari, dari hari ke jam, dan dari jam ke detik! Oleh karena itulah para cerdik-cendekia sepakat pada suatu argumen, bahwa: informasi memudahkan kehidupan manusia tanpa harus kehilangan kehumanisannya.
Manusia tidak bisa lepas dari pendidikan yang sebenarnya juga merupakan kegiatan informasi, bahkan dengan pendidikanlah informasi ilmu pengetahuan dan teknologi dapat disebarluaskan kepada generasi penerus suatu bangsa.
Read More