• Tantangan Hukum di Era Revolusi Industri 4.0 Oleh : Syafrinaldi

    Tantangan Hukum di Era Revolusi Industri 4.0 Oleh : Syafrinaldi

    PEMBANGUNAN yang dilakukan oleh suatu bangsa harus memihak kepada kepentingan rakyat.  Pembangunan sebagai suatu proses yang berkesinambungan harus senantiasa tanggap dan peka terhadap dinamika yang terjadi di dalam masyarakat, baik di bidang politik, ekonomi, teknologi, sosial dan budaya dan sebagainya.
Jl. Kaharuddin Nasution 113 Pekanbaru Riau
28284 Ph: +62.761.674.674 Fax.: +62.761.674.834
Email : info@uir.ac.id


20 Juli 2019
Mahasiswa Pertanian ‘Diincar’ Sebelum Tamat

Pekanbaru, UIR : Target menjadikan lulusan Pertanian dan Perikanan yang dapat diserap pasar kerja dengan masa tunggu kerja kurang dari 3 bulan tahun 2020, sepertinya bakalan terealisasi. Sebab, kualitas sarjana-sarjana yang dihasilkan memiliki kualitas tinggi.

Bahkan, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau (UIR), Ir. Ujang Paman Ismai, M.Agr mengaku optimis jika visi menjadikan Fakultas Pertanian UIR sebagai pusat agro teknologi, agrobisnis dan budidaya perairan yang berwawasan Islami dan terkemuka di Asia Tenggara akan bisa terwujud.

Ujang mengatakan, pertama dibukanya Fakultas Pertanian ini, hanya ada dua Program Studi (Prodi). Pertama Prodi Budidaya Pertanian yang kini berubah menjadi Agro Teknologi, kedua Sosiologi Pertanian yang berubah menjadi Agro Bisnis.

“Namun, setelah tiga tahun keberadaan fakultas ini, baru kemudian muncul Prodi Perikanan/Budidaya Perairan. Jadi, saat ini kita sudah memiliki tiga prodi yang semuanya berakreditasi A,” terang Ujang.

Meski ketiga, Prodi ini dibawah satu payung, namun masing-masing memiliki konsentrasi atau fokus Ilmu yang berbeda. Prodi Agro Teknologi misalnya. Kalau dulunya fakultas ini terkonsentrasi atau fokus pada pembibitan, namun sekarang orientasinya berubah kepada tekhnologi pengolahan gambut. Visi kita itu bagaimana berupaya memanfaatkan lahan-lahan gambut yang luas di Riau ini menjadi lahan potensial untuk ditanami berbagai tumbuhan.

“Sementara, untuk Prodi Agri Bisnis, kita mengarah kepada marketingnya. Bagaimana kita memasarkan berbagai produk pertanian yang dalam mata rantai agri bisnis paling lemah saat ini. Ini yang kita upayakan bagaimana memperbaiki sistim pemasaran itu,” jelasnya.

Untuk Prodi Perikanan/Budidaya Perairan, dijelaskan Ujang, dari dulu fokus pada pembenihan. Kenapa pembenihan, karena Provinsi Riau ini kekurangan benih ikan. Banyak benih yang didatangkan dari luar seperti jambi, Sumbar dan pulau jawa.

“Usaha pembenahan yang ada di Riau belum bisa memenuhi kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan benih. Makanya, melalui Prodi Perikanan ini bagaimana kita bisa menghasilkan benih-benih ikan yang unggul,” tukasnya.

Peluang Kerja Menjanjikan
Sebagaimana yang disampaikan Ujang Paman, arah dan tujuan yang hendak dicapai fakultasyang ia pimpin ini diantaranya, bagaimana menghasilkan lulusan yang berkualitas. Artinya, lulusan Fakultas Pertanian ini memiliki kompetensi untuk bisa bersaing di tingkat lokal, nasional maupun international.

Banyak peluang kerja yang bakal didapat para alumni nantinya. Mau jadi PNS, kerja di perusahaan, tenaga dosen, konsultan, enterpreuner dan lain sebagainya. Namun, yang diharapkan itu, para alumni bukan memposisikan diri sebagai pencari pekerjaan, akan tetapi justru membuka lapangan kerja dengan menjadi enterpreuner.

“Saat ini sudah banyak alumni kita yang menjadi pengusaha sukses. Artinya, para alumni kita tidak terfokus mencaro kerja. Taoi sebaliknya, mereka justru membuka lapangan kerja,” ucapnya.

Upaya untuk membantu alumni dalam mendapatkan pekerjaan, pihaknya juga menjalin kerjasama dengan perusahaan-perusahaan. Baik perusahaan ada di Riau, maupun perusahaan di luar Riau.

“Beberapa waktu lalu, kita mengantar ratusan mahasiswa fakultas pertanian melakukan magang di berbagai perusahaan. Ini semua dalam upaya menciptakan sumber daya yang siap pakai selepas tamat kuliah. Minimal mereka punya pengalaman terkait disiplin ilmu yang mereka pelajari,” sebut Ujang.

Satu hal yang unik menurutnya Ujang, besarnya peluang kerja untuk Fakultas Pertanian ini dibuktikan dengan banyaknya perusahaan-perusahaan di Riau datang untuk meminta tenaga kerja ke Fakultas Pertanian.

“Kalau mereka butuh tenaga kerja, mereka nelpon ke saya. Meski mahasiswa itu belum selesai, mereka sudah memintanya. Ini sebagai bukti kalau lulusan fakultas pertanian dibutuhkan dunia kerja,” pungkas Ujang.

Terkait dengan Fasilitas, dikatakan Ujang sudah sangat memadai. Ada Balai Benih Ikan (BBI), Inkubator gribisnis, Kebun Percobaan, Greenhouse, Laboratorium, Ruang kuliah Full AC, serta Unit Pertanian Terpadu. Tidak hanya sebagai tempat pratikum mahasiswa, tapi juga dimanfaatkan untuk magang mahasiswa luar.

Laporan : HUMAS UIR

Kembali

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru 2018/2019 dapat dilihat disini

panduan_pembayaran_baru

Silahkan Download Sertifikat BAN PT Prodi dan UIR disini

majalah-untuk-cetak-2_compressed

 

Profil Universitas Islam Riau dapat diunduh disini

UIRNews_E2

Untuk UIR News dapat di unduh disini

 

Kepada mahasiswa angkatan 2013/2018 Input KRS dan Pembayaran SPP Dasar semester Ganjil T.A 2019/2020 paling lambat tangal

19 AGUSTUS 2019

  1. Pembayaran dapat dilakukan melalui Bank :
    1. BPR Unisritama Kampus UIR (Fasilitas : Teller)
    2. Bank Syariah Mandiri (BSM) (Fasilitas : Teller, Internet Banking, Mobile Banking)
    3. Bank Mega Syariah (Fasillitas : Teller, ATM, Internet Banking)
    4. Bank Negara Indonesia (BNI) (Fasilitas : Teller, ATM, Internet Banking, Mobile Banking)
  2. Bagi mahasiswa yang tidak mengindahkan batas waktu yang telah ditetapkan, maka mahasiswa tidak diperbolehkan mengikuti perkuliahan semester ganjil pada T.A 2019/2020

Pekanbaru, 26 Juni 2019

Wakil Rektor Akademik,

 

 

Dr. H. Syafhendry, M.Si

Download SK Penyesuaian Kewajiban Mahasiswa Baru 2019/2020

Disini