Fakultas Agama Islam (FAI) Universtas Islam Riau (UIR) menggelar giat Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Internasional di Aula Pertemuan University College of Yayasan Pahang (UCYP), Malaysia. Kegiatan ini mengusung tema “Manajemen SDM untuk Dakwah Islam dan Metode Cepat Pendidikan Al-Qur’an untuk Masyarakat di Pahang, Malaysia”.
PkM internasional merupakan kolaborasi strategis antara akademisi dan masyarakat dengan tujuan untuk memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dan pendidikan keagamaan di wilayah Pahang. Kegiatan ini dipimpin oleh para ahli dan akademisi berpengalaman yaitu Assoc. Prof. Dr. Saproni, M.Ed, Prof. Dr. Dr. Zulkifli S.Ag., MM. ME.Sy, Dr. Anton Afrizal Chandra,M.Si dan Ary Antony, S.Pd.I.,MA.
“Masyarakat terlihat berkontribusi secara aktif melalui diskusi, pelatihan, dan implementasi metode inovatif dalam pendidikan Al-Qur’an. Salah satu sorotan utama dalam kegiatan ini adalah pengenalan dan pelatihan metode cepat membaca Al-Qur’an, yang dirancang untuk mempermudah masyarakat, khususnya anak-anak dan pemula, dalam membaca dan memahami Al-Qur’an secara efektif”, terang Assoc. Prof. Dr. Saproni, M.Ed.
Pembahasan lain yaitu Manajemen Sumber Daya Manusia Dalam Dakwah Islam juga menjadi fokus utama. Para narasumber memberikan wawasan praktis tentang bagaimana mengelola dan memaksimalkan potensi SDM untuk mendukung dakwah yang lebih efisien dan terstruktur di tengah masyarakat. Topik ini diharapkan mampu mendorong masyarakat lokal untuk aktif berperan dalam penguatan nilai-nilai Islam melalui pendekatan manajemen yang modern dan aplikatif.
“Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini terlihat dari partisipasi aktif dalam sesi tanya jawab dan pelatihan. Peserta yang terdiri dari berbagai latar belakang, mulai dari tokoh agama, pendidik, hingga masyarakat umum, menunjukkan minat besar terhadap metode dan wawasan yang disampaikan”, tambah Saproni.
Kegiatan ini tidak hanya mempererat hubungan antara Indonesia dan Malaysia dalam bidang pendidikan dan dakwah, tetapi juga memberikan dampak positif yang berkelanjutan dalam pengembangan kapasitas SDM dan literasi Al-Qur’an. Para narasumber berharap kegiatan ini dapat menjadi awal dari berbagai program kolaborasi lainnya yang bermanfaat bagi umat di kawasan Asia Tenggara. (hms/smh)


