Mahasiswa Program Studi (Prodi) Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Islam Riau (UIR) angkatan 2022, Habibul Fijar Dirgantara berhasil memborong 3 penghargaan pada ajang bergengsi yaitu International Youth Innovation Summit (IYIS). Kegiatan berlangsung di Malaysia pada tanggal 10 hingga 13 Desember 2024
Memasuki semester 4 ia berhasil memperoleh tiga juara sekaligus yaitu Juara 1 Best Presentation, Juara 1 Best Video Project Innovation, dan Juara 2 Best Project Innovation. Capaian ini diraih berkat pendampingan yang diberikan oleh Dosen Pendamping Assoc. Prof. Dr. Ranggi Ade Febrian, S. IP., M. Si.
IYIS adalah suatu program kepemudaan di tingkat internasional yang memiliki fokus utama untuk mendorong inovasi di kalangan pemuda dari seluruh Indonesia. Acara ini bertujuan menjadi forum inspiratif yang memungkinkan pemuda dari berbagai provinsi di Indonesia untuk berkumpul dan berbagi ide, pengetahuan, serta pengalaman mereka dalam menciptakan perubahan positif dalam masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan prestasi tertinggi yang pernah saya ikuti sebelumnya. Untuk sampai dititik ini saya berawal dari prestasi kecil namun luarbiasa Winner Of shas Duporga Putra Kampus Prov. Riau, Duta 1 Budaya Riau dan RU 2 Duta Budaya Indonesia) dan sampai dititik ini menginjakkan kaki bersama orang hebat di tingkat international”, tutur Habib saat dikonfirmasi oleh Tim Humas UIR.
Lanjutnya, kategori Juara 1 Best Presentation penilaian didapatkan dari seberapa mumpuni individu memahami dan menjelaskan project innovasi yang dipresentasikan dihadapan dewan juri yaitu Miss Saliza Ernizan Binti Husin Ketua Gabungan Pelajar Melayu Semenanjung (GPMS) Cawangan Pontian sekaligus Representation International Youth Centre (IYC) dan Juri Mr. Muhammad Alwi selaku Co-Founder Global Youth Preneur Nusantara.
Kategori Juara 1 Best Video Presentation didapatkan dengan membuat suatu video project innovation dan menjadi strategi marketing dalam memasarkan mengenalkan Project Innovation yang dibuat. Sedangkan kategori Juara 2 Best Project Inovation didapatkan ketika memmerancang suatu project innovation yang dirancang dengan beberapa penilaian SDGs, IoT, Pemerintah, Collaboration, dan lainnya.
“Sebagai satu-satunya delegasi Fully Funded membuat saya lebih percaya diri kalau saya bisa mendapatkan yang terbaik dan dapat bersaing dengan universitas terbaik dunia seperti Univeristas Australia, semua ini adalah how to position and branding our self”, ujar Habib.
Habib berharap nantinya kembali mencetak prestasi yang tidak kalah luarbiasa untuk mengharumkan nama keluarga. Ucapan terimakasih disampaikan kepada Kampus UIR yang telah mensupport disetiap prestasi. “Do ur best for everything, jadilah mahasiswa yang haus akan prestasi dan pengetahuan”, tutupnya. (hms/smh)



