Cerita Inspiratif Siti Syafiah Bahita, Pemuncak UIR Wisuda Periode III Tahun 2025

Setiap tahunnya Universitas Islam Riau (UIR) rutin menggelar kegiatan prosesi wisuda program Doktor, Magister, dan Sarjana yang dibagi menjadi tiga periode. Seperti yang baru berlangsung pada Rabu – Kamis, (15-16/10/2025) di Gedung Gelora, UIR menggelar wisuda periode III tahun 2025.

Setiap periodenya memiliki cerita haru dan membanggakan, baik itu dari orang tua ataupun wisudawan, namun cerita haru kali ini datang dari Pemuncak Wisuda Universitas Islam Riau periode III tahun 2025 asal Fakultas Agama Islam (FAI), Prodi Perbankan Syariah atas nama Siti Syafiah Bahita.

Siti merupakan putri dari pasangan Andi Riduwan dan Yaslini yang lahir di Duri tanggal 31 Desember 2002. Ia berhasil lulus dengan pujian IPK 3,98, megalahkan 2.563 wisudawan UIR periode III tahun 2025.

Setelah dinyatakan sebagai pemuncak universitas, Siti mengaku bersyukur dan tidak menyangka usaha dan kerja kerasnya terbayar dengan sempurna. “Rasanya campur aduk antara haru dan bangga. Semua usaha, doa, dan perjuangan selama ini terbayar lunas. Saya persembahkan pencapaian ini untuk kedua orang tua, dosen, dan semua pihak yang telah mendukung saya sejak awal”, tutur Siti.

Prinsipnya sederhana, yaitu lakukan yang terbaik di setiap kesempatan yang Allah SWT berikan. Ia percaya bahwa hasil tidak akan mengkhianati proses. Selama bersungguh-sungguh, menjaga niat, dan berusaha dengan ikhlas, maka Allah SWT akan memberi hasil yang terbaik di waktu yang tepat.

“Saya belajar untuk membuat prioritas dan disiplin dengan waktu. Saya berusaha memanfaatkan waktu luang sebaik mungkin, misalnya belajar di sela kegiatan organisasi atau mengerjakan tugas lebih awal, selain itu saya juga menerapkan pembelajaran sebelum ujian, literasi, diskusi bersama dosen”, tutur Siti.

Pemuncak UIR ini juga aktif di beberapa kegiatan dan organisasi kampus seperti Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Organisasi Bidik Misi (ORBISI) UIR. Ia banyak hal tentang tanggung jawab, komunikasi, dan kerja sama. Pengalaman organisasi juga melatih untuk lebih percaya diri dan mampu berpikir kritis, yang akhirnya sangat membantu dalam perkuliahan dan kehidupan sehari-hari.

Pengalaman paling berkesan adalah ketika mengikuti kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dan penelitian. Ilmu yang dipelajari bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga bisa bermanfaat bagi orang lain. Itu membuatnya semakin bangga menjadi bagian dari Universitas Islam Riau.

“Jangan pernah berhenti bermimpi dan berproses. jangan pernah takut untuk mencoba, jangan pernah takut untuk gagal, jangan pernah takut untuk beda, karena suatu pengorbanan tidak menghianati hasil. Percayalah bahwa setiap usaha yang dilakukan dengan sungguh-sungguh akan membuahkan hasil. Nikmati setiap perjalanan, jangan takut gagal, dan terus berdoa. Karena sehebat apa pun usaha kita, semuanya akan terasa indah bila disertai keikhlasan dan rasa syukur”, pesan Siti Syafiah Bahita. (hms/smh)

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Related Posts

Jl. Kaharuddin Nasution 113,
Pekanbaru 28284
Riau - Indonesia

FOLLOW UIR

Copyright © Universitas Islam Riau. Developed by SIMFOKOM

Copyright © Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) - Universitas Islam Riau.
Developed by BADAN SIMFOKOM

Copyright © Universitas Islam Riau. Developed by SIMFOKOM

Skip to content