Mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR) sukses membawa pulang sejumlah medali emas, perak dan perunggu usai bertanding mengikuti kompetisi Riau Open V Swimming Championship 2025 yang berlangsung di Aquatic Center Rumbai Pekanbaru. Kegiatan berlangsung selama tiga hari mulai Jumat – Minggu, (19-21/12/2025).
UIR menugaskan mahasiswa diantaranya Fany Rahmadani Putri berhasil mendapatkan 4 Medali Emas dan 4 Medali Perak, Muhamad Khairun Jati Zein Mendapatkan 2 Medali Emas dan 1 Medali Perunggu, Muhamad Khairan Jati Zein mendapatkan 2 Medali Perak dan Muhammad Melvin Syach Mendapatkan 1 Medali Perunggu.
Pelatih atlet renang UIR Oki Heriansa, S.Sos., M.Si mengatakan, ini merupakan tahun pertama Universitas Islam Riau terlibat dalam kegiatan Riau Open Swimming Championship namun berhasil mendapatkan sejumlah medali.
“Terdapat 55 club dengan total 549 peserta lomba dalam proses pertandingan, dan mengikuti cabang perlombaan 50m Gaya Kupu Kupu (perak), 50m Gaya Punggung (emas), 50m Gaya Dada (perak), 50m Gaya Bebas (perak), 100m Gaya Kupu kupu (perak), 100m Gaya Punggung (emas), 100m Gaya Dada, 100m Gaya Bebas (emas), 200m Gaya Ganti (emas) dan Perenang Terbaik Senior/Mahasiswa Putri”, ujar Oki Heriansa, S.Sos., M.Si.
Berbagai persiapan dilakukan untuk mendapatkan hasil terbaik, seperti yang dikatakan Fany Rahmadani Putri berlatih mulai hari Senin hingga Sabtu dan berlatih bermain sprinter dan endurance menilik pertandingan hanya jarak – jarak pendek.
Fanny sebagai salah satu peserta yang mendapatkan mendali emas terbanyak menyatakan bahwa keberhasil diraih atas tekad yang kuat. “Menurut saya faktor nya dari tekad diri sendiri karena setelah vakum dan kembali untuk berlomba itu sangat berat. dan juga faktor lingkungan sangat memengaruhi performa seperti dukungan keluarga, pelatih, dan juga teman teman yang sangat support”, tutur Fanny.
Secara akademik, prestasi ini menjadi motivasi tambahan bagi mahasiswa untuk tetap menjaga keseimbangan antara kewajiban perkuliahan dan kegiatan olahraga. Dengan begitu mahasiswa mampu untuk lebih disiplin, manajemen waktu, serta bertanggung jawab.
Secara non-akademik, kegiatan ini dapat menambah rasa percaya diri mahasiswa dimana atlet tetap bisa berprestasi sampai di tingkat nasional sehingga kuliah bukan penghambat. Dalam hal ini Universitas Islam Riau terus memberikan dukungan yang lebih optimal ke mahasiswa atlet, seperti kebijakan akademik yang fleksibel, dukungan fasilitas latihan, serta pendampingan yang berkelanjutan. (hms/smh)


