Bupati Pasaman, H. Welly Suhery, S.T., merupakan salah satu tokoh pemerintahan daerah yang kiprahnya menarik ditelisik. Lahir di Lubuk Sikaping Sumatera Barat, Welly menempuh pendidikan dasarnya di SD hingga SMA di Lubuk Sikaping. Ia melanjutkan studinya di Universitas Islam Riau (UIR) pada Fakultas Teknik Program Studi Teknik Perminyakan angkatan 1987.
Perjalanan profesional Welly Suhery sebelum terjun ke dunia politik dipenuhi berbagai pengalaman yang membentuk kemampuan kepemimpinannya. Memasuki arena politik, Welly Suhery bersama pasangannya Parulian Dalimunte berhasil meraih suara terbanyak dalam Pilkada Pasaman tahun 2025 dan kemudian dilantik sebagai Bupati Pasaman periode 2025–2030. Sebagai kepala daerah, ia aktif memimpin rapat koordinasi pemerintahan, melantik pejabat baru, serta mendorong berbagai program pembangunan yang berpihak pada masyarakat.
Welly dikenal sebagai figur yang dekat dengan masyarakat dan aktif mendorong sinergi antar lembaga pemerintahan serta organisasi massa. Ia menekankan pentingnya meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat pelayanan publik, serta mendorong kegiatan yang mendukung kesejahteraan masyarakat, termasuk sinergi dengan guru melalui PGRI dan penyelenggaraan berbagai bentuk kegiatan sosial budaya.
Sebagai alumni UIR, kebanggaan Welly terhadap almamaternya terasa kuat. Ia menyampaikan betapa pengalaman akademik di Universitas Islam Riau menjadi fondasi intelektual dan nilai-nilai profesional yang membawanya dalam pengabdian kepada masyarakat. Kenangan sebagai mahasiswa Teknik Perminyakan angkatan 1987 menjadi bagian penting yang terus ia bawa dalam memimpin daerah.
“Saya bangga menjadi bagian dari keluarga besar UIR,” ucapnya saat menerima kunjungan kerja Rektor UIR Assoc. Prof. Dr. Admiral.,SH.,MH di Ruang Kerja Bupati Pasaman, pada Kamis (22/01/2025)
Semangat tersebut juga menguat ketika Welly mendorong kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan kampus unggul Universitas Islam Riau untuk menjawab tantangan pembangunan daerah.
Bagi Welly, kontribusi kampusnya tidak hanya dalam bentuk pendidikan tinggi semata, tetapi juga dalam pengembangan riset dan kapasitas sumber daya lokal. Ia menargetkan melalui kolaborasi ini mampu membantu Pasaman memaksimalkan potensi sumber daya alam dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pendekatan ilmiah dan pendidikan yang berkelanjutan.
Lebih lanjut, dengan komitmen tinggi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dan semangat pengabdian, perjalanan Welly Suhery dari mahasiswa UIR hingga menjadi pemimpin daerah menjadi inspirasi nyata bagaimana alumni perguruan tinggi bisa memberi dampak besar bagi masyarakat luas.(aRie/hms)


