Universitas Islam Riau (UIR) memiliki 9 Fakultas salah satunya Fakultas Teknik. Pada Fakultas Teknik tersebar pula sejumlah Program Studi (Prodi) diantaranya Teknik Sipil, Teknik Perminyakan, Teknik Mesin, Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), Teknik Informatika, dan Teknik Geologi.
Diantara Prodi tersebut memiliki berbagai keunggulan sesuai bidang keilmuan. Tidak hanya mendapatkan materi pembelajaran dikelas, kuliah di Fakultas Teknik UIR juga diimbangi dengan Praktik baik itu dilaboratorium maupun dilapangan dengan langsung mengunjungi instansi kerja.
Seperti yang baru saja dilakukan oleh mahasiswa Prodi Teknik Perminyakan UIR, sebanyak 73 peserta melakukan kegiatan field trip ke fasilitas operasi PEP Lirik. Kegiatan turut didampingi oleh Dosen Pendamping Prodi Teknik Perminyakan diantaranya Ketua tim Ir.Hj.Fitrianti ST.,MT., IPM., ASEAN Eng yang juga menjabat sebagai Kepala Migas Center UIR, Ir. Neneng Purnamawanti ST, M.Eng, Ir Idham Khalid ST.MT, dan Khairul Afdol ST., MT.
Kepada tim humas UIR Ir.Hj.Fitrianti ST.,MT., IPM., ASEAN Eng bercerita, kegiatan ini merupakan implementasi pembelajaran mata kuliah Fasilitas Operasional Migas yang diampu oleh Ir.Hj.Fitrianti ST.,MT., IPM., ASEAN Eng, Ir. Neneng Purnamawanti ST, M.Eng, Ir Idham Khalid ST.MT, dan Khairul Afdol ST., MT. Kegiatan bertujuan memberikan pemahaman langsung terkait industri hulu minyak dan gas. Kunjungan edukatif tersebut diterima oleh Pjs. Manager Pertamina EP Lirik Muhammad Ridho beserta jajaran manajemen.
“Field trip merupakan bagian integral dari proses pembelajaran dan implementasi mata kuliah Fasilitas Operasional Migas. Mahasiswa tidak hanya memahami teori di kelas, tetapi juga melihat langsung praktik operasional di lapangan. Kami berharap pengalaman ini dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa sekaligus memperkuat kesiapan mereka dalam menghadapi dunia kerja”, tutur Ir.Hj.Fitrianti ST.,MT., IPM., ASEAN Eng.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa UIR mendapatkan berbagai edukasi diantaranya belajar bagaimana proses produksi minyak, perhitungan cadangan dan recovery factor, pemilihan metode artificial lift, hingga penerapan teknologi seperti Linear Electric Submersible Pump (LESP). Selain itu, mahasiswa juga diperkenalkan pada metode optimasi produksi seperti Chan Diagnostic serta strategi menjaga integritas sumur melalui program Reinstate Good Well Integrity Condition.
“Mahasiswa kita juga mengikuti kunjungan lapangan ke Pusat Pengumpul Produksi (PPP) Sei Karas di Distrik 1 Pertamina EP Lirik. Dengan menerapkan standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) serta menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap, mahasiswa diberi kesempatan langsung untuk melihat fasilitas produksi seperti manifold, separator, hingga sistem sumur”, terang Ir.Hj.Fitrianti ST.,MT., IPM., ASEAN Eng.
Atas kegiatan tersebut Pjs. Manager Pertamina EP Lirik, Muhammad Ridho, menyampaikan apresiasi dan menegaskan pentingnya kolaborasi antara Perguruan Tinggi dan industri. Harapannya kegiatan dapat menghadirkan pembelajaran yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan industri. (hms/smh)
Baca informasi seputar kampus lainnya pada laman http://uir.ac.id
Serta kunjungi website Penerimaan Mahasiswa Baru UIR http://pmb.uir.ac.id



