Pada Jumat, 30 Oktober 2026 bertempat di Ruang Sidang lantai II Gedung Rektorat, Universitas Islam Riau (UIR) menerima kunjungan Universitas Riau Indonesia (UNRIDA). Kunjungan bermaksud melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama dalam bentuk Memorandum of Understanding (MOU) dengan implementasinya menjalankan Dharma Perguruan Tinggi meliputi Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).
MOU diteken oleh Rektor UIR Dr. Admiral, S.H.,M.H bersama Rektor UNRIDA Prof. Dr. Indrayani, S.E.,M.M., Ph.D, disaksikan pejabat stuktural UIR dan UNRIDA yang hadir.
Prof. Dr. Indrayani, S.E.,M.M., Ph.D dalam sambutannya menyampaikan bahwa UNRIDA merupakan Perguruan Tinggi dengan Akreditasi BAIK SEKALI yang saat ini berada Kabupaten Indragiri Hulu dan Kabupaten Siak. Hadirnya di UIR juga bertujuan untuk memahami pengembangan kurikulum, peningkatan mutu pendidikan, serta bagaimana pelaksanaan PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan).
“Kita mengetahui bahwa UIR merupakan salah satu perguruan tinggi terdepan di lingkungan LLDIKTI Wilayah XVII Riau dan Kepulauan Riau yang menaungi 88 Perguruan Tinggi Swasta. Hal tersebut terlihat dari capaian akreditasi UIR maupun banyaknya Program Studi yang telah meraih predikat UNGGUL”, ucap Prof. Dr. Indrayani, S.E.,M.M., Ph.D.
Rekor UIR Dr. Admiral, S.H.,M.H dalam sambutannya menanggapi, capaian UIR hari ini merupakan hasil dari upaya bersama dalam mengoptimalkan pencapaian akreditasi institusi perguruan tinggi, sehingga predikat UNGGUL adalah hasil kerja keras yang luar biasa dari seluruh pihak.
“Selain kerja keras sumber daya manusia, dukungan yayasan juga menjadi faktor yang tidak dapat dipisahkan dari keberhasilan UIR dalam mencapai akreditasi Unggul. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan kualitas dan pengembangan universitas”, tutur Dr. Admiral, S.H.,M.H.
Salah satu fokus diskusi membahas bagaimana proses pelaksanaan penjaminan mutu dilingkungan Perguruan Tinggi. Ketua LPM UIR Dr. Ir. H. Asrol, M.Ec menjelaskan bahwa SPMI merupakan jantungnya perguruan tinggi yang disusun dan dijalankan secara internal. Tahun 2026 UIR memiliki 62 standar pengembangan untuk mengejar visi tahun 2041.
“Standar ini menjadi landasan SPMI yang turun dari visi misi perguruan tinggi. Selanjutnya dibentuk stuktur organisasi yang menjalankannya, kemudian tentukan indikator yang akan menjadi bahan dari renstra bagi seluruh unit dan program studi”, ucap Asrol.
Pertemuan tersebut berlangsung hangat dihadiri oleh Kepala Badan Kerjasama dan Urusan Internasional (BKUI) UIR Dini Tiara Sasmi, S.IP., M.Si., M.A, Direktu Pascasarjana Dr. M. Musa, S.H., M.H., Direktur Direktorat Pendidikan dan Pembelajaran (DPP) Prof. Dr. Anas Puri, S.T., M.T, serta Kepala Biro Humas dan Promosi (BHP) Dr. Harry Setiawan, S.I.Kom., M.I.Kom.
Dari UNRIDA hadir Prof. Damsar selaku Direktur Pascasarjana, Aura Inka Visi selaku Pengawas Yayasan Aura Berlian, Indah Pratiwi dan Bimo Agung Gumelar selaku Operator PDDIKTI, Mesy Yulandari dari Bidang Kerjasama, Nia Mardiana dari SPMI, Irwandi Rizki Putra selaku Kaprodi Sistem Informasi, Heri Hermanto Ketua LPPM dan Dianda Rifaldi Sekretaris LPPM. (hms/smh)
Baca informasi seputar kampus lainnya pada laman http://uir.ac.id
Serta kunjungi website Penerimaan Mahasiswa Baru UIR http://pmb.uir.ac.id



