Pekanbaru, UIR : Universitas Islam Riau dipilih menjadi mitra PT. Chevron Pacific Indonesia bersama SKKMIGAS untuk pembangunan Migas Center di Propinsi Riau. Luas area lebih dari 200 M2 ini terdiri dari Booth PT. CPI, Booth SKKMIGAS bersama K3S lainnya, kantor, ruang diskusi, ruangan rapat, dan lain-lain.
Peresmian, Kamis (19/12/2019), dihadiri langsung oleh Hasyim M. Nur sebagai Vice President External Affair beserta tim dari PT. CPI. Avicenia Darwis sebagai Ketua SKKMigas Sumbagut, Perwakilan dari K3S yang ada di Propinsi Riau dan Riau Kepri. Kepala Dinas ESDM Indra Agus Lukman hadir mewakili Gubernur Riau dan Agung Nugroho dari Komisi V DRPD Propinsi Riau serta tamu undangan lainnya sedangkan dari pihak Universitas dihadiri Prof. Syafrinaldi, Wakil Rektor I UIR Dr. Syafhendri, Wakil Rektor II UIR Dr. Asrol dan Wakil Rektor III Ir. Rosyadi M.Sc, Ketua Pembina YLPI H. Mukni dan Sekretaris YLPI Sudarmo Hasan.
Peresmian kantor migas center diawali dengan pemotongan pita oleh Kepala Skkmigas Sumbagut Avicenia Darwis didampingi oleh Prof. Syafrinaldi, Hasyim dan Kepala Dinas ESDM.
Hasyim menjelaskan tentang booth serta informasi seputar proses terjadinya minyak bumi serta proses atau alur di sektor hulu dan hilirnya.
Selanjutnya, penandatanganan prasasti peresmian, pemakaian rompi migas center kepada Rektor UIR, Pembina YLPI, PT. CPI, Skkmigas, Kepala Dinas ESDM, Koordinator Migas Center (Fitrianti, MT) dan ketua Oil and Gas Club (Bakti).
Ide pembangunan Migas Center ini diinisiasi oleh Bapak Avicenia (Kepala Skkmigas Sumbagut) yang di dukung oleh PT. CPI sejak pertengahan tahun 2019. Migas center ini dibangun oleh PT. CPI secara bertahap pada tahun 2019 dan akan dilanjutkan pada tahun 2020 nanti. Tahap I telah selesai dibangun yaitu resepsionis, booth skkmigas dan booth PT. CPI. Tahap II akan dibangun kantor, perpustakaan mini, ruangan diskusi, ruangan rapat lengkap dengan fasilitas teleconference, mushalla, pantry dan kamar mandi serta kelengkapan kantor lainnya untuk menunjang aktivitas migas center ini.
Alhamduliah ide atau usulan ini disambut baik oleh Prof Syafrinaldi sehingga prosesnya dapat dilanjutkan, ungkap Ka. Prodi Teknik Perminyakan ini.
Migas center ini dibangun dengan tujuan menjadi pusat informasi tentang industri minyak dan gas bumi bagi mahasiswa, dosen, siswa dan masyarakat umum. Kegiatan rutin bulanan sudah disusun dan akan dilakukan secara bersama sama dari UIR, CPI dan Skkmigas sehingga keberadaan migas center ini bermanfaat bagi banyak pihak yany ingin mengetahui secara detail tentang industri migas yang menjadi pemasukan utama bagi Propinsi Riau ini, pungkasnya.
Laporan : HUMAS UIR


