Untuk memajukan institusi pendidikan, tentu harus di sokong oleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang mempuni baik itu Dosen maupun Tenaga Kependidikan. Dosen bertugas menjalankan chatur Perguruan Tinggi meliputi Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengembangan Pengabdian kepada Masyarakat, serta Dakwah Islamiyah. Sedangkan Tenaga Kependidikan bertugas menjalankan administrasi di Perguruan Tinggi.
Dalam hal ini Tenaga Kependidikan tentu bukan tim teknis semata, mereka dituntut harus memiliki skill dan kompetensi diri sesuai bidang keilmuan dan ditempatkan diunit kerja. Bahkan beberapa diantaranya ada yang melakoni bidang lain, seperti Budi Satria, S.E., M.M.A staff Badan Kerjasama dan Urusan Internasional (BKUI) Universitas Islam Riau (UIR).
Dalam kesehariannya di BKUI Budi Satria, S.E., M.M.A bertindak sebagai Operator Mahasiswa Internasional UIR. Ia bertanggung jawab mengelola sistem izin belajar mahasiswa internasional melalui Sistem Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (DIKTI), mengelola sistem visa dan izin tinggal mahasiswa internasional melalui Direktorat Jenderal Imigrasi, melaksanakan promosi penerimaan mahasiswa asing di berbagai negara, hingga mengoordinasikan proses seleksi penerimaan mahasiswa internasional bersama tim BKUI.
Kemudian ia juga mengurus seluruh dokumen perizinan bagi mahasiswa internasional yang dinyatakan lulus, meliputi pengajuan Izin Belajar, pengurusan Visa Masuk Indonesia (E-Visa), alih Status Izin Tinggal Kunjungan (ITK) menjadi Izin Tinggal Terbatas (ITAS), pengurusan Surat Keterangan Tempat Tinggal (SKTT) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipi, dan pengurusan Surat Tanda Melapor (STM) di Kepolisian Resort Kota Pekanbaru.
Bahkan, Budi Satria, S.E., M.M.A juga melaksanakan pendampingan administrasi mahasiswa asing sejak kedatangan di Indonesia hingga proses perpanjangan izin tinggal setiap dua tahun sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta memberikan pelayanan administrasi dan konsultasi kepada mahasiswa asing terkait keimigrasian dan kepatuhan terhadap peraturan pemerintah Indonesia.
Dari uraian tugas pokok dan fungsi diatas, yang tidak kalah penting adalah ia juga menggeluti beberapa bidang lainnya dengan aktif dalam pembinaan dan pengembangan olahraga Petanque di Provinsi Riau, sehingga saat ini Budi Satria, S.E., M.M.A menjabat sebagai Wakil Ketua Umum I Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Provinsi Riau, dengan fokus pada pengembangan organisasi, pembinaan atlet, dan peningkatan kualitas pelatih.
Beberapa pengalaman dan prestasi yang telah dicapai antara lain mengikuti Pelatihan Pelatih Petanque Tingkat Nasional pada tahun 2022, Lulus Pelatihan Pelatih Petanque Internasional Level 1 (Éducateur Level 1) pada tahun 2026, menjadi official dan pendamping atlet Petanque Provinsi Riau pada ajang Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Nasional (PON) di Bali, menjadi official dan pendamping atlet Petanque Provinsi Riau pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh–Sumatera Utara Tahun 2024, dan saat ini aktif dalam pembinaan atlet, pelatih, wasit, serta pengembangan olahraga Petanque di Provinsi Riau melalui berbagai program pelatihan, kejuaraan, dan sosialisasi olahraga.
Sebagai bagian dari SDM UIR, dedikasi dan kontribusi Budi Satria, S.E., M.M.A menunjukkan bahwa Tenaga Kependidikan tidak hanya berperan dalam administrasi, tetapi juga mampu berkontribusi luas dalam pengembangan institusi dan masyarakat, sehingga menjadi teladan dalam mewujudkan SDM yang professional dan berkompeten. (hms/smh)
Baca informasi seputar kampus lainnya pada laman http://uir.ac.id
Serta kunjungi website Penerimaan Mahasiswa Baru UIR http://pmb.uir.ac.id


