Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Islam Riau (UIR) melaksanakan kegiatan kuliah lapangan mata kuliah Ornitologi di Harau Pariaman. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam mengamati keanekaragaman burung di dua ekosistem yang berbeda, yaitu kawasan agroforestry dan kawasan pantai.
Lokasi pertama pengamatan dilaksanakan di Geopark Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Di kawasan ini, mahasiswa melakukan identifikasi dan pencatatan jenis-jenis burung agroforestry yang hidup di sekitar kawasan hutan dan ladang pertanian. Aktivitas ini memberikan wawasan nyata tentang interaksi burung dengan ekosistem agroforestry yang menjadi salah satu bentuk keharmonisan antara konservasi dan pertanian.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan ke APAR Mangrove Park, Kota Pariaman, untuk melakukan pengamatan burung pantai dan ekosistem pesisir. Di lokasi ini, mahasiswa mengamati perilaku burung air seperti cangak, trinil, dan jenis burung migran lainnya yang memanfaatkan kawasan mangrove sebagai habitat penting mereka.
Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh mahasiswa yang tergabung dalam kelas Ornitologi semester genap tahun akademik 2024/2025. Dosen pengampu mata kuliah, Yeyendra, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kuliah lapangan ini dirancang untuk mengembangkan keterampilan mahasiswa dalam mengenali morfologi, perilaku, dan habitat burung secara langsung di alam, sekaligus menumbuhkan kesadaran konservasi keanekaragaman hayati.
“Kuliah lapangan ini menjadi jembatan penting antara teori di kelas dan kenyataan di lapangan. Mahasiswa tidak hanya belajar mengenali spesies, tetapi juga memahami pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem melalui pengamatan langsung,” ungkap Yeyendra.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya memiliki pengetahuan akademik yang kuat, tetapi juga kepekaan ekologis yang tinggi dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup, khususnya dalam bidang keanekaragaman burung di Indonesia. (hms/smh/rls)



