Program Studi Teknik Perminyakan Universitas Islam Riau (UIR) menerima bantuan berupa 10 unit perangkat komputer dari PT. Pertamina Hulu Rokan (PHR). Penyerahan unit perangkat komputer tersebut berlangsung di Gedung Fakultas Teknik UIR pada Jumat (27/12/2024).
Serah terima dilakukan secara simbolis oleh Winda Damelia selaku Sr Analyst Social Performance kepada Agus Dahlia, S.Si., M.Si., selaku Sekretaris Prodi Teknik Perminyakan, yang disambut dengan antusias oleh civitas akademika. Dalam sambutannya, Winda Damelia menyatakan bantuan 10 unit PC tersebut merupakan bagian dari komitmen PT. PHR dalam pengembangan riset keilmuan perminyakan khususnya kepada mitra perguruan tinggi.
“Bantuan perangkat PC high-end ini merupakan bagian dari komitmen PT. PHR dalam mendukung pengembangan pendidikan dan riset di bidang teknik perminyakan. Kami berharap perangkat ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan penelitian, sehingga mencetak lulusan yang siap bersaing di industri migas,”ungkap Winda.
Perangkat komputer yang diberikan, dilengkapi dengan spesifikasi terkini, seperti prosesor generasi terbaru, kapasitas RAM besar, dan GPU yang mendukung pemrosesan data berat, sehingga ideal untuk kebutuhan simulasi, permodelan reservoir, dan analisis data kompleks di bidang keilmuan teknik perminyakan.
Sekretaris Prodi Teknik Perminyakan UIR, Agus Dahlia dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi kepada PT. PHR. “Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama dalam meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis teknologi dan riset di bidang perminyakan. Ini juga menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antara UIR dan PT. PHR di masa depan,” ujarnya.
Agus Dahlia juga menambahkan dengan bantuan yang diberikan, proses belajar mengajar terutama dalam melakukan simulasi reservoir dan analisis data perminyakan menjadi lebih maksimal.
Lebih lanjut, Kolaborasi antara PT. PHR dan Prodi Teknik Perminyakan UIR diharapkan dapat terus berlanjut, tidak hanya dalam bentuk dukungan fasilitas belajar mengajar, tetapi juga dalam bidang pendidikan dan penelitian yang relevan dengan kebutuhan industri minyak dan gas dewasa ini.(kh/rls/hms)



