Ketelitian menghitung kebutuhan material menjadi salah satu aspek penting dalam perencanaan konstruksi bangunan. Perkembangan teknologi digital kini memungkinkan proses tersebut dilakukan melalui pemodelan tiga dimensi yang terintegrasi. Hal ini dikaji dalam penelitian berjudul Examination of Autodesk Revit and BIM Tools for Enhanced Structural Building Work and Instructional Design, yang ditulis oleh Andiyan Andiyan, Husna Izzati, Kundori Kundori, Ikhsan Ikhsan, dan Dr. Fahrial, S.P, S.E., M.E., dosen Program Studi Agribisnis Universitas Islam Riau (UIR).
Penelitian yang dipublikasikan dalam AIP Conference Proceedings tahun 2026 tersebut mengkaji pemanfaatan Autodesk Revit sebagai perangkat lunak berbasis Building Information Modeling (BIM) untuk mendukung pemodelan dan perhitungan kuantitas struktur bangunan. Melalui model bangunan dua lantai yang terdiri atas kolom, balok, dan pelat lantai, para peneliti membandingkan hasil perhitungan volume menggunakan perangkat lunak dengan perhitungan manual guna melihat perbedaan hasil serta potensi efisiensi dalam proses perencanaan konstruksi.
Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan volume pada setiap elemen struktur yang diuji. Pada kolom, perhitungan manual menghasilkan volume 1,155 meter kubik, sedangkan Autodesk Revit menghasilkan 1,142 meter kubik. Pada balok, hasil perhitungan masing-masing sebesar 1,500 dan 0,950 meter kubik, sementara pada pelat lantai diperoleh volume 5,430 dan 5,760 meter kubik. Perbedaan tersebut berkaitan dengan metode perhitungan dan penyesuaian dimensi elemen dalam model, termasuk perhitungan rentang bersih balok serta pertemuan antarkomponen struktur.
Selain mendukung visualisasi desain, Autodesk Revit menyediakan fitur Scheduling yang dapat digunakan untuk menyusun daftar kuantitas elemen bangunan dan memperbarui informasi ketika terjadi perubahan desain. Kemampuan ini berpotensi membantu pekerjaan perencanaan menjadi lebih efisien, memudahkan koordinasi antardisiplin, serta mengurangi risiko kekeliruan estimasi material. Meski demikian, hasil perhitungan tetap perlu diperiksa berdasarkan karakteristik model dan asumsi yang digunakan agar sesuai dengan kebutuhan teknis proyek.
Lebih lanjut, publikasi ilmiah ini menunjukkan kontribusi dosen Universitas Islam Riau dalam penelitian yang membahas perkembangan teknologi digital dan penerapannya pada sektor konstruksi. Kajian tersebut menegaskan pentingnya pemanfaatan perangkat lunak terintegrasi untuk mendukung proses perencanaan yang lebih sistematis, sekaligus membuka ruang pengembangan penelitian lintas disiplin dalam menghadapi kebutuhan industri yang semakin mengandalkan teknologi.
Penulis : Andiyan (Faletehan Univ). Husna Izzati (UNIMAR AMNI), Kundori (UNIMAR AMNI), Ikhsan (PNP), Dr. Fahrial, S.P., S.E., M.E., (UIR).
Sumber Artikel :
Sumber Gambar : bosspanel.co.id


