Lahan rawa selama kerap dipandang sebagai kawasan yang sulit dimanfaatkan untuk pertanian karena tingkat keasaman tinggi serta kandungan logam yang menghambat pertumbuhan tanaman. Namun penelitian terbaru yang dilakukan oleh dosen Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau (UIR), Prof. Dr. Hasan Basri Jumin, S.P., M.Sc., dan Dr. Mardaleni, S.P., M.Sc., menunjukkan bahwa lahan rawa masih memiliki potensi besar jika dikelola dengan pendekatan yang tepat.
Penelitian berjudul Net Assimilation Rate and Mean Relative Growth Rate of Horticulture Plants on Swamp Land under Control of Organic Compounds, mengungkap bahwa pemanfaatan kompos eceng gondok dan abu sekam padi dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman hortikultura di lahan rawa. Hasil penelitian tersebut dipublikasikan dalam jurnal internasional Current Applied Science and Technology Volume 25 Nomor 4 tahun 2025.
Melalui dua rangkaian eksperimen terhadap tanaman sawi (Brassica juncea) dan kedelai (Glycine max), tim peneliti menemukan bahwa kombinasi kompos eceng gondok dan abu sekam padi mampu meningkatkan laju fotosintesis tanaman yang diukur melalui indikator Net Assimilation Rate (NAR) dan Mean Relative Growth Rate (MRGR). Peningkatan indikator tersebut menunjukkan pertumbuhan tanaman yang lebih optimal dibandingkan tanpa perlakuan.
Abu sekam padi diketahui mengandung kalsium dan magnesium yang dapat menekan kadar besi serta aluminium berlebih di tanah rawa. Sementara itu, kompos eceng gondok yang selama ini dianggap gulma ternyata memiliki berbagai unsur hara penting seperti kalium, kalsium, dan nitrogen yang mampu memperbaiki kesuburan tanah.
Lebih lanjut, Temuan ini memberikan perspektif baru bahwa limbah lingkungan seperti eceng gondok dan abu sekam padi tidak hanya menjadi masalah ekologis, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik untuk meningkatkan produktivitas lahan rawa. Dengan pengelolaan yang tepat, lahan rawa berpotensi menjadi sumber produksi pertanian yang berkelanjutan.(kh/hms)
Penulis : Prof. Dr. Hasan Basri Jumin, S.P., M.Sc., Dr. Mardaleni, S.P., M.Sc., Ilhima Vebionita, dan Jekinda.
Sumber Detail Artikel : https://li01.tci-thaijo.org/index.php/cast/article/view/259673
Sumber Gambar : Pexel.com/GregHill


