Dua pekan terakhir permainan lato – lato aktif dimainkan oleh anak – anak mulai dari kalangan SD hingga SMP. Lato – lato merupakan permainan yang mempertemukan dua bola yang terbuat dari plastik polimer, kemudian bagian atas lato – lato diikat oleh tali yang menggabungkan dua bola tersebut.
Lato – lato dimainkan dengan cara mengadukan dua bola hingga bola tersebut berputar satu arah dan mengeluarkan bunyi “tek – tek”. Selintas masyarakat dan orang tua hanya mengira lato –lato sebagai permainan biasa. Namun siapa sangka bahwa permainan lato – lato memiliki banyak manfaat bagi kesehatan mental anak.
Dikutip dari website doktersehat.com pada Selasa, (09/01/2023) terdapat 4 manfaat permainan lato – lato bagi kesehatan mental anak. Pertama dapat menumbuhkan sikap pantang menyerah pada anak. Permainan ini di mulai dari anak yang harus berfikir bagaimana cara agar bola bisa berputar tanpa berhenti. Ketika bola gagal berputar, anak akan mengulang dan belajar untuk memperbaiki cara bermainnya.
Secara medis permainan lato lato bermanfaat untuk mengoptimalkan gerak motorik pada anak. Melalui aktivitas memutarkan bola lato – lato secara tidak sadar aktivitas tersebut melatih dan memperkuat otot yang terdapat pada tangan, lengan, hingga titik koordinat pada mata. Sehingga perkembangan gerak motorik yang baik dapat membantu anak – anak dalam melakukan aktifitas lain di kehidupan sehari – hari.
Manfaat yang ketiga yaitu dapat melatih kesabaran pada anak. Ketika anak melangami kegagalan dalam bermain lato – lato ia akan kembali mengulang dan mempelajari cara bermain yang baik sehingga bola bisa berputar tanpa berhenti. Kesempatan inilah yang akan mengajari anak untuk menghadapi perasaan frustasi akibat kegagalan.
Manfaat yang paling penting yaitu dapat mengalihkan kecanduan gadget pada anak. Di lingkungan sekitar banyak anak – anak yang kecanduan bermain gadget, dengan adanya permainan jadul lato – lato dapat mengalihkan perhatian anak dari handpnone ke lato – lato, sehingga anak melakukan interaksi dengan teman seusianya.
Dekan Fakultas Psikologi UIR Yanwar Arief, M. Psi juga membenarkan manfaat tersebut saat diwawancarai melalui via hanphone pada Selasa, (10/01/2023). Ia menambahkan bahwa permainan lato – lato dapat dijadikan sebagai pengendalian diri karena melalui proses pembelajaran yang bertahap, sehingga konsentrasi akan terbentuk.
“Ya itu tentu benar,dan manfaat yang tidak kalah penting itu lato – lato dijadikan dapat membentuk pengendalian diri pada anak, karna kan proses belajarnya panjang dan nggak mungkin langsung pandai, jadi kalau dia gagal, dia akan belajar lagi sampai bisa”.
Tidak dapat dipungkiri bahwa bermain lato – lato juga memiliki dampak negatif. Seperti kasus yang menimpa anak di Kalimantan Barat, bola lato – lato pecah saat dimainkan hingga mengenai mata anak tersebut. Untuk itu setiap orang tua diminta untuk terus mengawasi anak dalam bermain. (hms/smh)
Source pitcure : pikiran rakyat.com


