Dialog bersama Dirjen Diktisaintek, Prof. Dr. Khairul Munadi Soroti Soal Kampus Berdampak

Universitas Islam Riau (UIR) menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan Dialog bersama Direktur Jendral Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (RI) Prof. Dr. Khairul Munadi, S.T.,M.Eng. Kegiatan berlangsung pada Sabtu, (16/08/2025) bertempat di Ruang Auditorium Gedung Rektorat UIR.

Acara dihadiri oleh Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah Riau Prof. Dr. rer. pol. H. Syafrinaldi, S.H.,M.H, Wakil Rektor Bidang Akademik, Riset dan Inovasi UIR Prof. Dr. Fathurrahman, S.P.,M.Sc, serta pimpinan Perguruan Tinggi (PT) Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VXII (Riau – Kepulauan Riau).

Rektor Universitas Islam Riau (UIR) Assoc. Prof. Dr. Admiral, S.H.,M.H dalam sambutannya menyampaikan salam pembuka, serta harapan untuk menggali informasi mengenai “Kampus Berdampak” yang telah diluncurkan oleh KemdiktiSaintek RI.

“Terimakasih kami haturkan kepada Prof. Dr. Khairul Munadi, S.T.,M.Eng telah berkenan hadir memenuhi undangan untuk melakukan dialog interaktif bersama pimpinan Perguruan Tinggi diwilayah LLDIKTI Wilayah XVII”, tutur Assoc. Prof. Dr. Admiral, S.H.,M.H.

Dalam dialog yang dipandu oleh Ketua Lembaga Perencanaan dan Pengembangan (LPP) UIR Agus Baskara, S.Pd.,M.Pd, Dirjen Pendidikan Tinggi Kemdiktisaintek RI menyampaikan bahwa Pertumbuhan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia sangat dinamis.

“Hal ini juga dibenarkan oleh Kepala LLDIKTI Wilayah XVII Dr. H. Nopriadi, SKM.,M.Kes, bahwa di Riau dan Kepulauan Riau juga terjadi pertumbuhan PTS yang begitu pesat”, tutur Prof. Dr. Khairul Munadi, S.T.,M.Eng.

Keberagaman PTS di Indonesia tentu memiliki ciri khusus seperti berbasis Teknologi, ataupun Iman dan Taqwa seperti kampus UIR. Dengan keberagaman yang begitu luas dan banyak pastinya memiliki tantangan untuk mengembangkan mutu dan daya saing, atau tantangan bagaimana menghasilkan lulusan yang sesuai dengan dunia kerja.

“Dalam konteks Kampus Berdampak Perguruan Tinggi harus dekat dengan masalah yang ada di daerah. Simplenya Dosen pada Perguruan Tinggi dapat mengarahkan mahasiswa untuk melakukan research berupa skripsi atau tesis soal masalah yang ada di daerah asalnya. Dengan adanya hasil penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan solusi pada masalah ada”, Prof. Dr. Khairul Munadi, S.T.,M.Eng.

Dialog interaktif juga diwarnai dengan sesi diskusi. Salah satu mahasiswa Fakultas Hukum UIR atas nama Nurul Rahma Sari bertanya mengenai, bagaimana tanggapan Kemdiktisaintek mengenai fenomena penggunaan AI diera saat ini.

Prof. Dr. Khairul Munadi, S.T.,M.Eng menyebut, kemajuan teknologi berupa AI tentu tidak bisa dibendung. Kemajuan teknologi harus diposisikan sebagai tools atau alat untuk mempermudah dalam beraktivitas.

Melalui kegiatan ini diharapkan menjadi momen penting dalan memperkuat peran Perguruan Tinggi untuk melahirkan generasi yang UNGGUL dan berdaya saing khususnya bagi masyarakat Riau – Kepulauan Riau. (hms/smh)

Screenshot
Screenshot
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Related Posts

Jl. Kaharuddin Nasution 113,
Pekanbaru 28284
Riau - Indonesia

FOLLOW UIR

Copyright © Universitas Islam Riau. Developed by SIMFOKOM

Copyright © Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) - Universitas Islam Riau.
Developed by BADAN SIMFOKOM

Copyright © Universitas Islam Riau. Developed by SIMFOKOM

Skip to content