Kuliah Lapangan, MMA UIR Kunjungi Graha Pratama Fish Terbesar di Riau

Mahasiswa Program Studi Magister Manajemen Agribisnis (MMA) Angkatan XXII Program Pascasarjana Universitas Islam Riau (UIR) melakukan kuliah lapangan ke Graha Pratama Fish Kampung Patin, Desa Koto Mesjid, Kecamatan XIII Koto Kampar. Lokasi ini merupakan salah satu sentra perikanan patin terbesar di Riau yang dikelola oleh Suhaimi, S.Pi., MMA, alumni MMA UIR yang kini menjadi pelaku usaha sukses di sektor agribisnis perikanan.

Kegiatan diikuti 22 mahasiswa dan didampingi oleh Ketua Program Studi MMA, Dr. Fahrial, SP., SE., ME. Dalam sambutannya, Dr. Fahrial menyampaikan apresiasi kepada Suhaimi yang telah bersedia menerima kunjungan dan berbagi pengalaman kepada para mahasiswa.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Suhaimi yang telah membuka akses bagi mahasiswa untuk melihat langsung bagaimana agribisnis ikan patin dikelola. Melalui kunjungan ini, kami berharap mahasiswa memperoleh pemahaman nyata tentang dinamika operasional, tantangan, serta peluang usaha yang berkembang di sektor perikanan,” ujarnya.

Selama kunjungan, Suhaimi memaparkan perjalanan usaha Graha Pratama Fish dan memberikan sejumlah tips penting untuk membangun usaha berkelanjutan di sektor agribisnis. Menurutnya, kunci kesuksesan meliputi melihat success story, memiliki sistem individu yang kuat, memahami pasar, membangun kerja sama, serta menciptakan nilai tarik yang dapat membedakan usaha dari pesaing.

Sesi dialog berlangsung interaktif. Beberapa mahasiswa mengajukan pertanyaan, di antaranya Muklis yang menanyakan keberadaan sistem koperasi, Riski mengenai identifikasi komoditas ikan patin, serta Asmaidar yang mempertanyakan bentuk dukungan pemerintah.

Menjawab pertanyaan tersebut, Suhaimi menjelaskan bahwa hingga kini belum ada program pembinaan yang signifikan dari pemerintah, karena wilayah tersebut merupakan daerah transmigrasi yang tumbuh melalui kemandirian warga. Ia menyebut bahwa masyarakat memiliki semangat kuat untuk memperbaiki taraf hidup, sehingga banyak menerapkan ilmu yang diperoleh baik melalui pengalaman maupun pendidikan formal.

Suhaimi turut menerangkan bahwa karakteristik tanah liat di daerah tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang usaha. Masyarakat kemudian mengembangkan berbagai jenis usaha seperti pengolahan ikan asap dan produk turunan lainnya. Ia juga mendorong pembentukan komunitas Kampung Patin dengan konsep “Satu Rumah Satu Kolam”, yang kini menjadi ciri khas desa tersebut. Bahkan, permintaan ikan patin di pasaran disebut sangat tinggi hingga para pelaku usaha sering kewalahan memenuhi kebutuhan konsumen.

Kegiatan kuliah lapangan ditutup dengan dokumentasi bersama. Pihak Program Pascasarjana UIR menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini akan terus ditingkatkan sebagai bagian dari penguatan kompetensi mahasiswa dalam memahami dunia agribisnis dari perspektif nyata di lapangan. (hms/smh/rls)

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Related Posts

Jl. Kaharuddin Nasution 113,
Pekanbaru 28284
Riau - Indonesia

FOLLOW UIR

Copyright © Universitas Islam Riau. Developed by SIMFOKOM

Copyright © Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) - Universitas Islam Riau.
Developed by BADAN SIMFOKOM

Copyright © Universitas Islam Riau. Developed by SIMFOKOM

Skip to content