Mahasiswa UIR Sabet Dua Mendali Emas dan Perunggu pada Ajang NWC 2025

Mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR) tidak henti – hentinya meraih prestasi pada kompetisi akademik. Seperti yang baru saja diraih oleh mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Islam Riau (UIR) berhasil membawa pulang Dua Mendali Emas dan Mahasiswa Prodi Ilmu Hukum UIR berhasil membawa pulang Mendali Perunggu pada ajang National Writing Competition (NWC) 2025 di Universitas Andalas.

Kegiatan diikuti oleh mahasiswa se-Indonesia, dalam hal ini UIR mengirimkan mahasiswa dan mahasiswi terbaiknya yaitu dua tim dari Prodi Teknik Sipil diantaranya Nabil Ashafa, Muhammad Afif Ramadhan Gisti, Muhammad Alif Arashy dengan dosen pendamping Ir. Sapitri, ST., MT. Tim kompak mengangkat karya berjudul Integrasi Digital Twin dengan Edge AI dan LIDAR Mobile Mapping untuk Presisi Deteksi Kerusakan Jalan dan Jembatan.

Selanjutnya tim Teknik Sipil yang kedua diketuai oleh Muhammad Afif Ramadhan Gisti dengan anggota Nabil Ashafa serta Muhammad Alif Arashy dan Dosen Pembimbing Ir. Harmiyati, ST.,M.Si. Tim membahas karya tentang Inovasi Hybrid Press Heating Berbasis Aplikasi Digital GIS Untuk Konversi Limbah Ikan Patin Menjadi Biodiesel di Sentra Perikanan Lokal.

Kepada tim Humas UIR Nabil Ashafa bercerita, inovasi karya berjudul “LIMBIO: Inovasi Hybrid Press-Heating Berbasis Aplikasi Digital GIS untuk Konversi Limbah Ikan Patin Menjadi Biodiesel di Sentra Perikanan Lokal adalah menciptakan alat pengolah limbah ikan patin (jeroan, kepala, kulit) menjadi biodiesel ramah lingkungan menggunakan teknologi press-heating hybrid yang memanfaatkan energi surya dan listrik.

“Alat ini terhubung dengan aplikasi BioMapin, yaitu platform digital berbasis GIS (Geographic Information System) untuk memetakan lokasi limbah dan pemantauan proses kerja secara real-time dan dapat melaporkan pembuangan limbah ikan patin liar. Tujuannya adalah menciptakan solusi lingkungan yang teknologis, ekonomis, dan memberdayakan pelaku usaha lokal”, terang Nabil.

Sedangkan inovasi karya yang berjudul “LIMBIO: Inovasi Hybrid Press-Heating Berbasis Aplikasi Digital GIS untuk Konversi Limbah Ikan Patin Menjadi Biodiesel di Sentra Perikanan Lokal berupaya menciptakan alat pengolah limbah ikan patin (jeroan, kepala, kulit) menjadi biodiesel ramah lingkungan menggunakan teknologi press-heating hybrid yang memanfaatkan energi surya dan listrik.

“Alat ini terhubung dengan aplikasi BioMapin, yaitu platform digital berbasis GIS (Geographic Information System) untuk memetakan lokasi limbah dan pemantauan proses kerja secara real-time dan dapat melaporkan pembuangan limbah ikan patin liar. Tujuannya adalah menciptakan solusi lingkungan yang teknologis, ekonomis, dan memberdayakan pelaku usaha lokal”, ucap Nabil.

Selain dari tim Teknik Sipil, mahasiswa UIR yang berasal dari tim Fakultas Hukum Adinda Aulia Safitri dan Reva Rahmania dengan dosen pendamping S.Parman, S.H.,M.H juga kompak membahas karya berjudul “Lentera : Strategi Legislasi Etno-Normatif melalui Tari Rentak Bulian Sebagai Bagian Rehabilitasi Sosial dan Keadilan Kultural Riau”.

Inovasi ini merepresentasikan tarian daerah suku talang mamak sebagai proses rehabilitasi / pemenuhan hak pemulihan korban kekerasan seksual sebagaimana di amanatkan Undang-Undang Tindak Pidana kekerasan Seksual Nomor 12 Tahun 2022 Pasal 67 ayat (1).

Capaian – capaian mahasiswa UIR diatas tentunya tidak luput peran dan dukungan dari Dosen dalam memberikan semangat, arahan serta bimbingan. Tidak hanya untuk mencari juara semata, namun kompetisi ini juga diharapkan dapat bermanfaat bagi pengembangan diri mahasiswa. (hms/smh)

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Related Posts

Jl. Kaharuddin Nasution 113,
Pekanbaru 28284
Riau - Indonesia

FOLLOW UIR

Copyright © Universitas Islam Riau. Developed by SIMFOKOM

Copyright © Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) - Universitas Islam Riau.
Developed by BADAN SIMFOKOM

Copyright © Universitas Islam Riau. Developed by SIMFOKOM

Skip to content