Mahasiswi Ilmu Komunikasi UIR Raih Second Runner Up Puteri Kampus Riau 2026

Mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Riau (UIR), Ratu Syafitri Nur Jannah, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih gelar Puteri Kampus III (Second Runner Up) Putera Puteri Kampus Riau 2026. Penghargaan tersebut diraih pada Malam Grand Final Putera Puteri Kampus Riau 2026 yang digelar di Ballroom The Zuri Hotel Pekanbaru, Minggu (25/1/2026).

Ratu Syafitri yang saat ini menempuh pendidikan di semester 5 mengungkapkan bahwa keikutsertaannya dalam ajang Putera Puteri Kampus Riau 2026 didasari oleh keinginan untuk mengaktualisasikan diri setelah aktif berkontribusi dalam berbagai kegiatan di lingkungan kampus. Menurutnya, ajang ini menjadi momentum untuk melangkah lebih jauh membawa representasi mahasiswa aktif Universitas Islam Riau ke tingkat provinsi.

“Setelah berproses dan berkontribusi di tingkat fakultas hingga universitas, saya merasa ini waktu yang tepat untuk mengembangkan diri lebih luas. Ajang ini juga menjadi wadah untuk mengasah soft skills serta memperluas relasi di luar dunia akademik,” ujarnya.

Ratu mengaku bersyukur atas pencapaian yang diraih. Baginya, gelar Puteri Kampus III bukan sekadar kemenangan personal, melainkan hasil dari dukungan banyak pihak yang senantiasa membersamai prosesnya sejak awal.

“Ini bukan hanya tentang saya, tetapi tentang orang-orang hebat di sekitar saya yang tidak pernah berhenti memberi dukungan. Seluruh rangkaian kegiatan merupakan tantangan besar yang mendorong saya untuk keluar dari zona nyaman, terutama karena ini adalah pengalaman pertama saya mengikuti ajang pageant,” jelasnya.

Ratu menuturkan bahwa tantangan terberat ia rasakan saat malam Grand Final. Sebagai pendatang baru, beban mental untuk tampil maksimal menjadi ujian tersendiri. Namun semangat untuk memberikan yang terbaik bagi orang tua, Universitas Islam Riau, dan dirinya sendiri menjadi motivasi utama hingga berhasil masuk dalam jajaran Top 3.

Proses penilaian dalam ajang Putera Puteri Kampus Riau 2026, lanjut Ratu, dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan. Penilaian tidak hanya difokuskan pada malam final, tetapi juga mencakup kedisiplinan dan keaktifan selama masa pra-karantina dan karantina, kualitas digital engagement melalui media sosial, serta unjuk minat dan bakat di hadapan dewan juri.

Dalam kompetisi tersebut, Ratu mengandalkan kemampuan public speaking sebagai keunggulan utama. Ia menilai kemampuan komunikasi merupakan modal penting bagi seorang Puteri Kampus dalam menjalankan peran sebagai representasi mahasiswa.

Menutup pernyataannya, Ratu Syafitri memberikan pesan inspiratif kepada seluruh mahasiswa UIR agar tidak ragu untuk terus mengeksplorasi potensi diri selama masa perkuliahan.

“Prestasi bukan milik mereka yang paling pintar, tetapi milik mereka yang paling gigih berusaha. Jangan takut mencoba hal baru dan mengetuk pintu peluang. Setiap proses tidak akan pernah mengkhianati hasil,” pungkasnya.(kh/hms)

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Related Posts

Jl. Kaharuddin Nasution 113,
Pekanbaru 28284
Riau - Indonesia

FOLLOW UIR

Copyright © Universitas Islam Riau. Developed by SIMFOKOM

Copyright © Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) - Universitas Islam Riau.
Developed by BADAN SIMFOKOM

Copyright © Universitas Islam Riau. Developed by SIMFOKOM

Skip to content