Dunia pendidikan tidak hanya dituntut melahirkan lulusan yang berprestasi akademik, tetapi juga lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia kerja dan usaha. Hal ini menjadi perhatian Dosen Fakultas Psikologi Universitas Islam Riau (UIR) Syarifah Farradinna, S.Psi., M.A., Ph.D dan Wella Jayanti, S.Psi., M.A., dari Universitas Bina Nusantara. Dalam penelitian mereka yang berjudul “The Mediating Role of Psychological Capital in the Effect of Achievement Goals on Entrepreneurial Readiness of Vocational School Students”, keduanya meneliti tujuan pencapaian dan modal psikologis berperan dalam membentuk kesiapan kewirausahaan siswa SMK (Sekolah Menengah Kejuruan).
Penelitian ini dilakukan dengan melibatkan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Pekanbaru sebagai responden. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, para peneliti mengukur bagaimana tujuan pencapaian (achievement goals) seperti dorongan untuk berprestasi, berkompetisi, dan belajar yang memengaruhi kesiapan siswa dalam berwirausaha. Dalam proses tersebut, mereka juga meneliti peran modal psikologis atau psychological capital yang mencakup kepercayaan diri, optimisme, harapan, dan ketangguhan mental sebagai faktor mediasi yang memperkuat hubungan antara motivasi dan kesiapan berwirausaha.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tujuan pencapaian memiliki pengaruh positif terhadap kesiapan berwirausaha siswa, baik secara langsung maupun melalui modal psikologis. Artinya, siswa yang memiliki motivasi tinggi untuk meraih prestasi cenderung lebih siap memulai usaha, terutama ketika didukung oleh modal psikologis yang kuat. Modal psikologis menjadi kunci penting bagi siswa SMK agar mampu menghadapi tantangan, tetap optimis, dan tidak mudah menyerah ketika terjun ke dunia usaha.
Lebih lanjut, dari penelitian tersebut juga dapat memberikan kebermanfaatan kepada para guru dan lembaga pendidikan vokasi untuk tidak hanya fokus pada keterampilan teknis, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kekuatan mental siswa. Dengan menumbuhkan optimisme, harapan, dan rasa percaya diri, sekolah dapat menciptakan lulusan yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga siap menciptakan lapangan kerja.(kh/hms)
Penulis :
Syarifah Farradinna, S.Psi., M.A., Ph.D dan Wella Jayanti, S.Psi., M.A.
Informasi detail artikel :
https://drive.google.com/drive/folders/1H6HkpLV13FHU2WyBC_TjokwI_qznOD1B
Sumber gambar : https://www.doku.com/blog/pengertian-wirausaha


