Riset Dosen UIR Teliti Strategi Digital Lintas Budaya: UMKM Indonesia dan Malaysia Hadapi Bias Algoritma

Di tengah derasnya arus digitalisasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dituntut mampu beradaptasi dengan strategi pemasaran berbasis teknologi. Faktanya di balik peluang besar itu tersimpan tantangan baru yaitu bias algoritma pada platform digital yang seringkali tidak ramah terhadap budaya lokal. Hal tersebut mendasari penelitian dosen Universitas Islam Riau (UIR) yang terdiri dari Dr. Annisa Mardatillah, S.Sos., M.Si., Dr. Sri Yuliani, S.Pd., M.Pd., Dr. Rosmayani, S.Sos., M.Si., serta bersama dengan mitra akademisi internasional Miharaini MD Ghani dari Universiti Sains Malaysia, yang dipublikasikan di Inernational Journal of Innovation, Research and Social Science (IJIRSS) tahun 2025.

Penelitian berjudul Digital Marketing Strategy Across Culture : Algorithimc bias, local media, MSME performance, Indonesia and Malaysia, berusaha menelaah kegiatan UMKM di Indonesia dan Malaysia sehingga dapat merancang strategi pemasaran digital yang tetap memperhatikan nilai-nilai budaya setempat.

Dengan melibatkan 200 responden konsumen UMKM di kedua negara, tim peneliti menggunakan metode kuesioner, wawancara, serta dokumentasi lapangan. Data dianalisis melalui pendekatan SEM-PLS untuk menguji keterkaitan antara bias algoritma, media lokal, dan literasi digital dengan kinerja UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma yang dipakai platform global sering tidak sepenuhnya sesuai dengan kearifan lokal. Namun, ketika UMKM mampu mengintegrasikan unsur budaya seperti bahasa, simbol, hingga narasi khas daerah, efektivitas strategi digital meningkat signifikan karena terasa lebih dekat dan relevan bagi konsumen.

Selain bias algoritma, penelitian ini juga menyoroti peran media lokal dalam membentuk citra dan loyalitas konsumen. Media massa berbasis daerah terbukti mampu menjadi jembatan yang memperkuat kampanye digital, sekaligus mengedukasi masyarakat untuk lebih bijak dalam menilai produk UMKM. Faktor lain turut penting adalah literasi digital masyarakat, akan menentukan sejauh mana pesan pemasaran dapat dipahami dan memengaruhi keputusan belanja.

Lebih lanjut, dari temuan ini dapat ditarik pesan kuat bagi pelaku UMKM di era digital bahwa kesuksesan pemasaran bukan hanya soal mengikuti arus teknologi, tetapi juga kemampuan mengkolaborasi antara inovasi digital dengan kearifan lokal. Dengan memperhatikan bias algoritma, melibatkan media lokal, serta meningkatkan literasi digital, UMKM Indonesia dan Malaysia dapat memperluas pasar sekaligus mempertahankan identitas budaya. Riset lintas negara ini pun menegaskan bahwa digitalisasi seharusnya tidak mematikan nilai lokal, melainkan memperkuat daya saing UMKM di ranah global.(kh/hms)

Penulis :

Dr. Annisa Mardatillah, S.Sos., M.Si., Dr. Sri Yuliani, S.Pd., M.Pd., Dr. Rosmayani, S.Sos., M.Si.,  dan Miharaini MD Ghani.

Informasi detail artikel :

http://www.ijirss.com/index.php/ijirss/article/view/6233/1177

Sumber gambar : melaka.co.id

Share:

More Posts

Universitas Islam Riau Campus
Jl. Kaharuddin Nasution 113, Pekanbaru 28284
Indonesia

Telepon :  +62 761 674674
Faks :   +62 761 674834
Email : info[at]uir.ac.id

© Universitas Islam Riau developed by SIMFOKOM

Jl. Kaharuddin Nasution 113,
Pekanbaru 28284
Riau - Indonesia

FOLLOW UIR

Copyright © Universitas Islam Riau. Developed by SIMFOKOM

Copyright © Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) - Universitas Islam Riau.
Developed by BADAN SIMFOKOM

Copyright © Universitas Islam Riau. Developed by SIMFOKOM

Skip to content