Di tengah derasnya arus digitalisasi, media sosial tidak lagi sekadar menjadi ruang berbagi informasi. Hal ini dibuktikan melalui penelitian kolaboratif yang melibatkan dosen-dosen Universitas Islam Riau (UIR) khususnya dari program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesi, yang mengungkap bahwa Facebook menjadi ruang penting bagi remaja dalam membangun dan memaknai persahabatan.
Penelitian berjudul From Posts to Bonds: Uncovering Adolescents’ Friendship on Facebook Through Language Use, dalam tim yang beranggotakan Sri Wahyuni, S.Pd., M.Pd., Assoc. Prof. Dr. Asnawi, S.Pd., serta Noni Andriyani, S.Pd., M.Pd., melalui pendekatan analisis korpus, peneliti mengkaji lebih dari seribu postingan Facebook yang merepresentasikan dinamika hubungan sosial remaja di Indonesia.
Para peneliti mengumpulkan data melalui fitur Facebook Virtual Advertising Operation (VAO). Total data sebanyak 6.000 postingan disaring menjadi 1.243 postingan bertema relasi. Sebanyak 250 responden berasal dari pengguna Facebook dengan rentang usia anak dengan pendidikan dasar hingga remaja dengan pendidikan menengah atas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tema persahabatan menjadi topik paling dominan dalam interaksi remaja di media sosial. Bahasa yang digunakan dalam unggahan mencerminkan berbagai aspek hubungan, mulai dari loyalitas, ekspresi emosi, hingga konflik antar teman. Menariknya, kata-kata seperti “teman” dan “bersama” menjadi indikator kuat bagaimana remaja membangun kedekatan secara digital.
Tidak hanya itu, penelitian ini juga mengungkap bahwa Facebook berfungsi sebagai ruang untuk memperkuat ikatan sosial, mengekspresikan perasaan, sekaligus menyelesaikan permasalahan dalam hubungan pertemanan. Dengan kata lain, interaksi digital yang terjadi tidak terlepas dari realitas sosial yang dialami remaja dalam kehidupan sehari-hari.
Lebih lanjut, temuan ini memberikan kontribusi penting dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pembelajaran bahasa. Konten media sosial dinilai dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran kontekstual yang mampu meningkatkan kemampuan komunikasi nyata mahasiswa, sekaligus menjembatani antara teori dan praktik bahasa dalam kehidupan sehari-hari.(kh/hms)
Penulis : Sri Wahyuni, S.Pd., M.Pd., Assoc. Prof. Dr. Asnawi, S.Pd., serta Noni Andriyani, S.S., M.Pd. (UIR), Pratomo Widodo, Erna Andriyanti (UNY), Hishamudin Isam (UUM).
Sumber Detail Artikel : https://ae.fl.kpi.ua/article/view/322172
Sumber Gambar : Pexel.com/LucaSamarco


