Pusat Studi Energi (PSE) Universitas Islam Riau (UIR) melaksanakan audiensi kepada Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral Energi Baru dan Terbarukan (ESDM EBTKE) Direktorat Panas Bumi untuk mendapatkan lisensi Penugasan Survei Pendahuluan (PSP) daerah potensi panas bumi.
Kegiatan ini berlangsung setelah terbentuknya PSE UIR melalui SK Rektor Nomor 002a/UIR/KPTS/2021 tentang Pembentukan Pusat Studi dan Pengangkatan Ketua Pusat Studi. Selain itu Rektor juga membentuk Laboratorium Penelitian Pengujian Energi Terpadu (LP2ET) melalui SK Nomor 005a/UIR/KPTS/2021 tentang Pengelola Laboratorium Penelitian Pengujian Energi Terpadu (LP2ET).
Menurut Ir. Dike Fitriansyah Putra, M.Sc, MBA selaku ketua PSE-UIR, diperlukan kegiatan yang mendukung berjalannya aktivitas kedua lembaga tersebut yaitu terlibat dalam proses transisi energi dari fosil energi menuju pemanfaatan energy baru dan terbarukan dengan melakukan kunjungan auediensi di ESDM-EBTKE
”Kami melakukan kunjungan ke Direktorat Panas Bumi, bertempat di Gedung Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi lantai 3 di Jalan Pegangsaan Timur No.1, RT.1/RW.1, Pegangsaan, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta”, tutur Dike.
Kegiatan auediensi berupa pemaparan pengetahuan tentang survei pendahuluan panas bumi, dan daerah potensi panas bumi yang sudah dikembangakan dan yang belum. Dilanjutkan dengan penjelasan prosedur pengajuan lisensi penugasan Survei Pendahuluan dan Eksplorasi beserta dokumen yang harus disiapkan serta pemberian Buku Potensi Panas Bumi 2 jilid kepada UIR.
”ESDM EBTKE Direktorat Panas Bumi sangat mendukung sepenuhnya kegiatan Universitas Islam Riau, terutama di bidang pengembangan dan kajian atau penelitian panas bumi oleh Pusat Studi Energi UIR. Bahkan ESDM EBTKE menawarkan penelitian bersama tentang pemanfaatan medium hidrotermal panas bumi dari sumur minyak steam flooding di Duri dalam waktu dekat”, jelas Dike lagi.
Sebelumnya pada tanggal 5 hingga 6 November 2024, Dike Fitriansyah Putra, sempat mempresentasikan paper bertajuk panas bumi yang berjudul Optimizing Well Productivity: Impact of Turbine Inlet Pressure in Cluster 9 at PT. Pertamina Geothermal Energy, Lumut Balai Unit di International Conference On Upstream Energy Technology and Digitalization (ICUPERTAIN) oleh Universitas Pertamina (UP) di Aston Priority Hotel, TB Simatupang, Jakarta.
Paper panas bumi ini akan diterbitkan di IOP proceeding berindeks Scopus. Konferensi internasional ini dihadiri peneliti dari 7 negara yaitu Australia, Indonesia, Japan, Malaysia, Norway, Saudi Arabia, Thailand, serta dihadiri juga oleh 95 presenter academisi dan industri dan 10 invited speakers mancanegara. (hms/smh/rls)



