UIR dan Prof Musliar Kasim Bahas Perkembangan Kebijakan Akademik Pada Perguruan Tinggi di Indonesia

Diskusi Perkembangan Kebijakan Akademik di Indonesia oleh UIR dan Musliar Kasim

Kebijakan Akademik merupakan arahan strategis yang berfungsi sebagai pedoman pengelolaan dan pengembangan akademik sebuah perguruan tinggi dalam menyusun perencanaan dan pelaksanaan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan mutu akademik secara berkelanjutan.

Dalam rangka mendukung serta mendapatkan arahan strategis terkait perkembangan kebijakan akademik di Indonesia maka Universitas Islam Riau bersama Universitas Baiturrahmah Sumatera Barat bersama melaksanakan sharing session yang dilaksanakan di Ruang Sidang Gedung Rektorat Universitas Islam Riau, pada Senin (14/11/2022). 

Diskusi yang dimoderatori oleh Kabag Humas UIR Dr. Harry Setiawan, M.I.Kom dihadiri oleh civitas akademika UIR dan Rektor Universitas Baiturrahmah Padang Prof. Dr. Ir. H. Musliar Kasim, M.S. yang pernah menjadi Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia serta menjadi Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia di tahun 2011 di bawah kabinet Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama Menteri Muhammad Nuh. 

Diskusi yang berlangsung hangat tersebut banyak membahas kebijakan pemerintah terkait kurikulum MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) serta sudah sejauh apa penerapannya yang Universitas Islam Riau laksanakan. 

“Dalam kurikulum MBKM saat ini ada tiga hal yang harus menjadi fokus perguruan tinggi dalam pelaksanaan pembelajaran kepada mahasiswa yaitu attitude, knowledge, dan skill, saat ini menurut saya UIR sudah berada pada track yang benar serta pengelolaan yang sudah baik,” ujar Musliar.

Dalam kurikulum MBKM seorang mahasiswa dituntut harus memiliki keterampilan, keterampilan yang dimiliki berasal dari berbagai program serta pengembangan kompetensi yang bisa berasal dari program magang yang mereka jalani.

“Keterampilan mutlak harus dimiliki oleh seorang mahasiswa, pengayaan ataupun keterampilan menguasain pembelajaran yang sesuai harus disertai dengan pengetahuan teknis yang tidak hanya sekedar teori, seorang mahasiswa teknik sipil harus bisa membuat jembatan, mahasiswa hukum harus tau mengetahui peraturan acara persidangan, serta mahasiswa akutansi harus mengerti akan kumpulan laporan keuangan seperti apa,”ungkapnya

Lebih lanjut, Musliar menambahkan sehingga dengan kompetensi mahasiswa yang menguasai keterampilan yang mumpuni dapat menciptakan mehasiswa yang mandiri dan memiliki daya saing setelah menamatkan pendidikan dari dari perguruan tinggi. 

“Dalam penerimaan mahasiswa baru perguruan tinggi tidak hanya mengejar kuantiti yaitu jumlah mahasiswa tetapi tetap harus mengejar kualitas dalam mendidik mahasiswanya,”katanya. 

Selain membahas mengenai penerapan MBKM di UIR, di diskusi tersebut Musliar juga memberikan arahan terkait visi internasionalisasi yang ingin UIR laksanakan dalam mendukung Visi Unggul 2041 untuk menjadi universitas islam yang berkelas dunia dan berbasis iman dan taqwa. (kh/hms)

Diskusi Perkembangan Kebijakan Akademik di Indonesia oleh UIR dan Musliar KasimDiskusi Perkembangan Kebijakan Akademik di Indonesia oleh UIR dan Musliar Kasim

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Related Posts

Jl. Kaharuddin Nasution 113,
Pekanbaru 28284
Riau - Indonesia

FOLLOW UIR

Copyright © Universitas Islam Riau. Developed by SIMFOKOM

Copyright © Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) - Universitas Islam Riau.
Developed by BADAN SIMFOKOM

Copyright © Universitas Islam Riau. Developed by SIMFOKOM

Skip to content