Universitas Islam Riau (UIR) menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan Workshop Nasional “Pengembangan Sumber Daya Manusia di Provinsi Riau Terhadap Industri Migas”. Kegiatan diselenggarakan oleh SKK Migas Sumbagut – Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) wilayah Riau bekerjsama dengan Migas Center UIR pada Kamis, (27/11/2025) di Ruang Auditorium lantai IV Gedung Rektorat UIR.
Acara dihadiri oleh KKKS Wilayah Riau, IAGI Komda Riau, IATMI Komda Riau, SLB Indonesia dan pemerintah Riau diantaranya Asisten II Setdaprov Riau Drs. H. Helmi D, M.Pd bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Riau, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut yang diwakili oleh Koordinator Formalitas dan Komunikasi M. Rochaddy, SLB Digital Country Manager Arief Dharmawan, General manager APGWI Mohammad Yasin Abdulfatah, General Manager SPRL Satya, EMP Group Hanshardi, PT. Bumi Siak Pusako, Texcal Mahato dan Pertamina EP Lirik.
Sebagai tuan rumah dari UIR hadir Rektor UIR Assoc. Prof. Dr. Admiral, S.H.,M.H diwakili Wakil Dekan Bidang Akademik, Riset, dan Inovasi Fakultas Teknik Dr. Ir. Ira Herawati, S.T., M.T, Koordinator Migas Center UIR Ir. Hj. Fitrianti, ST., MT, hingga Kaprodi dan Sekprodi diingkungan Fakultas Teknik.
Workshop menghadirkan narasumber serta para geoscience yaitu M. Rochaddy selaku Koordinator Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Sumbagut, Ir. Fiki Hidayat, S.T., M.Eng selaku Dosen Teknik Perminyakan UIR, Ismail Ibnu Haris Alhaj selaku Ketua IATMI Komda Riau, Irdas Muswar Ketua IAGI Komda Riau, dengan moderator Hanny Anggraini selaku Manager Analysis and Digital Optimization PHR WK Rokan.
Workshop membahas berbagai isu strategis mulai dari tantangan migas di wilayah Riau, pengembangan talenta lokal, peluang kerjasama antara pemerintahan dan industri migas dengan perguruan tinggi, hingga bagaimana transformasi teknologi digital dalam industri migas.
Dalam sambutannya Wakil Dekan Bidang Akademik, Riset, dan Inovasi Fakultas Teknik Dr. Ir. Ira Herawati, S.T., M.T menyampaikan UIR berkomitmen menjadi bagian penting dalam menjawab kebutuhan sumber daya manusia sektor energy di Provinsi Riau.
“Kegiatan hari ini menjadi bagian dari upaya UIR memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri migas melalui berbagai program kerja sama, peningkatan literasi energi, serta penyediaan riset aplikatif untuk menjawab tantangan sektor migas di masa depan”, terang Dr. Ir. Ira Herawati, S.T., M.T
Asisten II Setdaprov Riau Helmi D mengatakan, perkembangan global saat ini sangatlah pesat. Sebuah negara ditandai maju apabila mempunyai 4 aspek yaitu jumlah penduduk, luas wilayah, sumber daya alam dan SDM yang berkualitas.
Dalam kesempatan tersebut ia juga menyampaikan bahwasanya indikator makro ekonomi, pada triwulan III pertumbuhan ekonomi Provinsi Riau memberikan hasil yang positif, yaitu tumbuh 5,45 persen.
Kondisi tersebut, berbanding dari pertumbuhan ekonomi tahun 2024, pertumbuhan ini disebabkan 3 faktor penyumbang terbesar yaitu industri pengolahan, pertanian, perikanan, perkebunan dan perhutanan, dan yang terakhir dari sektor pertambangan. Ketiga sektor ini berkontribusi besar dalam pertumbuhan ekonomi 5,45 persen.
Koordinator Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Sumbagut menyampaikan sejarah pembangunan Migas Center UIR yang telah dibentuk sejak 2019, harapannya bahwa hal ini dapat menjadi wadah utk menggambarkan kegiatan2 Hulu Migas di Wilayah Riau. beliau menjelaskan juga saat ini Provinsi Riau masih menjadi tulang punggung migas Nasional dan workshop ini dapat menjadi sharing knowledge yang bermanfaat sebagai bekal SDM Riau yang unggul di level nasional maupun internasional.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, UIR melalui Migas Center berharap dapat terus menjadi pusat pengembangan kompetensi, riset, dan inovasi energi di Provinsi Riau. (hms/smh)



