Pekanbaru, UIR : Fakultas Ekonomi Universitas Islam Riau (FE-UIR) senantiasa konsisten untuk melahirkan lulusan berkualitas dibidang ilmu ekonomi. Konsistensi Fakultas Ekonomi tersebut ditunjukkan dengan kembali mengukuhkan 327 mahasiswa program sarjana dan ahli madya, Kamis, 26 September 2019 di Hotel Pangeran Pekanbaru.
Yudisium kali adalah yudisium dengan peserta terbanyak yang pernah diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi UIR. Dalam yudisium periode 3 tahun 2019 ini, Fekon UIR meluluskan 15 orang ahli madya dari Program Studi Diploma 3 Akuntansi, 132 orang dari Prodi S1 Akuntansi, Prodi Ekonomi Pembangunan 31 orang, dan 154 lulusan Prodi Manajemen.
Pemuncak pada yudisium kali ini adalah Wan Sobran Ali dari Program Studi Akuntansi S1 dengan IPK 3,85. Untuk Program Studi manajemen IPK tertinggi diraih oleh Dewi Puspa Suri dengan IPK 3,78. Pemuncak pada Program Studi Ekonomi Pembangunan diraih oleh Firdzan Alfandi dengan IPK 3,51. Sedangkan IPK tertinggi pada Program Studi Diploma 3 Akuntansi diraih oleh Widya Dinata Silaban dengan IPK 3,67.
Dekan Fakultas Ekonomi Drs. Abrar, M.Si., Ak, dalam sambutannya mengharapkan, lulusan terbaik yang dihasilkan Fakultas Ekonomi tahun ini dapat berkontribusi, mengamalkan ilmunya untuk kepentingan masyarakat. Selain itu yang terpenting adalah mampu menjaga nama baik almamater UIR khususnya Fakultas Ekonomi ketika kembali ke lingkungan keluarga dan masyarakat.
“Kalian adalah alumni hasil didikan dari Fakultas Ekonomi. Untuk itu tunjukkan ke masyarakat kualitas yang kalian miliki sebagai lulusan terbaik Fakultas”, ungkap Abrar.
Menurut Abrar keberhasilan dibangku kuliah dengan menamatkan studi, bukanlah akhir dari proses belajar sebagai individu. Melainkan sebagai awal dari proses belajar, karena yang akan dihadapi di masyarakat nanti lebih kompleks dari apa yang ada di lingkungan kampus.
“Terus berusaha untuk belajar mengembangkan kemampuan kalian. Karena yang kalian dapatkan dikampus hanya sebagian kecil dari ilmu pengetahuan, yang dapat kalian gunakan sebagai modal untuk mengembangkan diri di masyarakat”, tutup Drs. Abrar. M.Si., Ak
Laporan : HUMAS UIR


