Dosen UIR Teliti Faktor Penentu Kinerja Guru, Ungkap Pentingnya Lingkungan Kerja yang Suportif

uir-mengajar-pexels-scaled

Di tengah meningkatnya tekanan dunia pendidikan modern, mulai dari tuntutan administrasi hingga beban kerja yang semakin kompleks, performa guru menjadi perhatian serius berbagai negara. Menjawab persoalan tersebut, dosen Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Riau (UIR), Muhammad Gusman Nawanir, S.T., M.Sc., Ph.D bersama tim peneliti lainnya berhasil menerbitkan penelitian pada jurnal internasional Discover Education terbitan Springer Nature.

Penelitian berjudul The Role of Organizational Socialization and Job Autonomy on Teachers’ Job Performance with Organizational Citizenship Behaviour as a Mediator tersebut mengulas bagaimana lingkungan organisasi sekolah dapat memengaruhi performa guru melalui perilaku kerja positif atau Organizational Citizenship Behaviour (OCB).

Dalam penelitian tersebut, tim peneliti menyoroti bahwa banyak sekolah saat ini menghadapi tantangan besar dalam menjaga kualitas pendidikan di tengah tingginya tekanan kerja guru. Tidak hanya soal kemampuan mengajar, guru juga dituntut mampu beradaptasi dengan perubahan kurikulum, administrasi, hingga tuntutan profesional lainnya.

Melalui survei terhadap 402 guru sekolah menengah negeri di Malaysia, penelitian menemukan bahwa proses sosialisasi organisasi seperti dukungan rekan kerja, pendampingan, kejelasan tugas, dan lingkungan kerja yang sehat memiliki pengaruh besar terhadap peningkatan performa guru.

Menariknya, penelitian ini juga mengungkap bahwa otonomi kerja atau kebebasan guru dalam mengatur proses pembelajaran ternyata tidak otomatis meningkatkan kinerja secara langsung. Otonomi baru memberikan dampak signifikan ketika guru terdorong menunjukkan perilaku positif secara sukarela, seperti membantu sesama rekan kerja, aktif dalam kegiatan sekolah, hingga berkontribusi lebih dari tugas formalnya.

Temuan tersebut memperlihatkan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya bergantung pada sistem formal dan aturan sekolah, tetapi juga pada hubungan sosial dan budaya kerja yang terbangun di lingkungan pendidikan. Guru yang merasa dihargai dan didukung cenderung memiliki loyalitas serta semangat kerja lebih tinggi.

Lebih lanjut, bagi dunia pendidikan hasil penelitian ini menjadi pengingat penting bahwa peningkatan kualitas guru tidak cukup hanya melalui pelatihan akademik. Sekolah juga perlu menciptakan lingkungan kerja yang sehat, suportif, dan memberi ruang kepada guru untuk berkembang secara profesional.(kh/hms)

Penulis : Hui Yee Po (UNITAR), Irene Wei Kiong Ting (UMP), Muhammad Gusman Nawanir, S.T., M.Sc., Ph.D (UIR), Azim Azuan Osman (UUM), dan Muhammad Ashraf Fauzi (UMP)

Sumber Detail Artikel :

https://www.researchgate.net/publication/400678565_The_role_of_organizational_socialization_and_job_autonomy_on_teachers_job_performance_with_organizational_citizenship_behaviour_as_a_mediator

Sumber Gambar : pexels.com/eljusuf

Share:

More Posts

Universitas Islam Riau Campus
Jl. Kaharuddin Nasution 113, Pekanbaru 28284
Indonesia

Telepon :  +62 761 674674
Faks :   +62 761 674834
Email : info[at]uir.ac.id

© Universitas Islam Riau developed by SIMFOKOM

Jl. Kaharuddin Nasution 113,
Pekanbaru 28284
Riau - Indonesia

FOLLOW UIR

Copyright © Universitas Islam Riau. Developed by SIMFOKOM

Copyright © Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) - Universitas Islam Riau.
Developed by BADAN SIMFOKOM

Copyright © Universitas Islam Riau. Developed by SIMFOKOM

Skip to content