Layanan Publik di Pulau Terluar: Ketika Infrastruktur Masih Jadi Tantangan

Layanan Publik di Pulau Terluar Ketika Infrastruktur Masih Jadi Tantangan

Di tengah geliat pembangunan nasional, masyarakat di kepulauan terluar Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam mengakses layanan publik. Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan empat dosen Universitas Islam Riau serta dipublikasikan dalam International Journal of Sustainable Development and Planning tahun 2025 menyoroti kondisi di Kepulauan Meranti, Riau. Ketidakmerataan pembangunan infrastruktur, mulai dari transportasi, fasilitas kesehatan, hingga konektivitas digital, menjadi hambatan utama bagi masyarakat setempat untuk merasakan pelayanan publik yang layak.

Penelitian yang dilakukan oleh Dosen Universitas Islam Riau diantaranya Prof. Dr. H. Nurman, S.Sos., M.Si., Dr. Setyo Utama, S.HI., M.Si., Assoc. Prof. Dr. Zainal, S.Sos., M.Si., dan Irwan Gesmi, S.Sos., M.Si., menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Mereka mengumpulkan data melalui wawancara, diskusi kelompok, hingga observasi langsung di lapangan. Hasilnya menunjukkan bahwa akses terhadap layanan kesehatan, pendidikan, dan administrasi publik masih jauh dari memadai. Misalnya, transportasi yang terbatas membuat warga kesulitan menjangkau sekolah dan rumah sakit, sementara keterbatasan digitalisasi membuat layanan berbasis teknologi sulit dijalankan.

Namun, di balik keterbatasan tersebut, pemerintah daerah Kepulauan Meranti berupaya menghadirkan solusi. Sejumlah strategi dilakukan, mulai dari pembangunan infrastruktur lokal, pemanfaatan telemedicine dan e-learning, hingga program pemberdayaan masyarakat. Meski langkah tersebut belum sepenuhnya menjawab persoalan yang kompleks, setidaknya menjadi titik awal untuk memperkecil kesenjangan layanan antara wilayah perkotaan dan daerah terluar.

Para peneliti UIR tersebut kemudian merekomendasikan perlunya pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan lokal. Pendekatan terpadu yang mengutamakan keadilan antar wilayah dinilai penting, agar masyarakat di pulau-pulau terluar tidak semakin tertinggal. Transformasi digital juga menjadi kunci, di mana layanan publik berbasis teknologi dapat menjadi jembatan untuk mengatasi keterbatasan akses fisik. Dengan cara ini, harapannya layanan publik dapat hadir lebih merata dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Penulis :

Prof. Dr. H. Nurman, S.Sos., M.Si., Dr. Setyo Utama, S.HI., M.Si., Assoc. Prof. Dr. Zainal, S.Sos., M.Si., dan Irwan Gesmi, S.Sos., M.Si.

Informasi Detail Artikel : https://www.scopus.com/pages/publications/105008691616

Sumber Gambar : merantikab.go.id

Kunjungi website uir.ac.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.

Share:

More Posts

Universitas Islam Riau Campus
Jl. Kaharuddin Nasution 113, Pekanbaru 28284
Indonesia

Telepon :  +62 761 674674
Faks :   +62 761 674834
Email : info[at]uir.ac.id

© Universitas Islam Riau developed by SIMFOKOM

Jl. Kaharuddin Nasution 113,
Pekanbaru 28284
Riau - Indonesia

FOLLOW UIR

Copyright © Universitas Islam Riau. Developed by SIMFOKOM

Copyright © Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) - Universitas Islam Riau.
Developed by BADAN SIMFOKOM

Copyright © Universitas Islam Riau. Developed by SIMFOKOM

Skip to content