Satu lagi mahasiswa Universitas Islam Riau kembali mengukir prestasi, Miftahul Huda Mahasiswa Pascasarjana Magister Ilmu Hukum Angkatan 2022 berhasil meraih Juara II pada lomba Orasi Bintang Orator yang dilaksanakan oleh TV dan Radio Parlemen DPR RI pada beberapa waktu lalu.
Ketika diwawancarai melalui pesan singkat Huda begitu ia disapa menjelaskan bahwa lomba yang diikutinya merupakan lomba tingkat nasional yang dibuka untuk seluruh mahasiswa dari seluruh Indonesia dan mengangkat tema “Masukan Terhadap RUU Pengawasan Obat dan Makanan”.
“Seluruh peserta yang berasal dari seluruh Indonesia dengan total peserta kurang lebih 870 peserta mengirim naskah orasi beserta video orasi kepada panitia. Seluruh peserta lalu terseleksi untuk kemudian dipilih menjadi finalis dengan total 10 orang di tingkat nasional untuk melaju ke babak selanjutnya dan berorasi secara langsung dihadapan para anggota DPR RI Komisi IX yang kemudian para juri melakukan penilaian dan memilih 3 orang pemenang,” jelasnya.
Dari hasil penilaian yang telah dilakukan oleh dewan juri maka didapatkan tiga besar yang sekaligus ditetapkan menjadi juara dalam perlombaan tersebut diantaranya Dwi Khusnul Khotimah asal Sidoarjo, Juara dua Miftahul Huda asal Pekanbaru, Riau dan juara tiga Masruri asal Banjarsari, Lampung Selatan, Lampung.
Huda mengaku yang menjadi pembeda orasi yang dibawa nya dengan peserta lainnya walaupun tema yang diusung sama terletak pada retorika substansi orasi yang khusus. “Yang menjadi pembeda saya dengan para peserta lainnya adalah retorika substansi orasi yang saya sampaikan menyisipkan banyak sekali unsur kaidah dan norma hukum yang bersifat hirarkis sebagaimana amanat konstitusi RI karena saya adalah mahasiswa hukum,” ungkapnya.
“Maka mengenai kaidah, adagium dan struktural penyusunan hukum betul-betul saya sampaikan sebagai suatu norma substansi dalam penyusunan RUU Pengawasan Obat dan Makanan tersebut,” ujarnya.
Selanjutnya sesuatu yang unik dan kental sekali unsur kebudayaan melayu nya adalah Huda juga memasukkan beberapa pantun melayu mengenai moral sebagai referensi pelengkap orasinya.(kh/hms)
Sumber Foto : Dokumentasi Pribadi Miftahul Huda